Ruko Terbakar, Satu Motor Hangus  

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Sabtu, 7 November 2026 | 09:51 WIB
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat saat penanganan kebakaran di Jalan Pasanah, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat 6 November 2026.  (Damkar Kobar/Radar Sampit )
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat saat penanganan kebakaran di Jalan Pasanah, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat 6 November 2026.  (Damkar Kobar/Radar Sampit ) 

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran melanda sebuah bangunan ruko semi permanen yang digunakan sebagai bengkel motor sekaligus tempat tinggal dan toko di Jalan Pasanah, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, bangunan mengalami kerusakan berat dan satu unit sepeda motor hangus terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kobar Dwi Agus Suhartono membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, petugas menerima laporan dari warga sekitar pukul 03.00 WIB dan langsung mengerahkan personel Regu III ke lokasi.

"Begitu menerima laporan dari warga, anggota Regu III langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan kebakaran," ujarnya.

Respons petugas terbilang cepat. Sekitar lima menit setelah laporan diterima, armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke bangunan lain.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 35 menit dengan dukungan dua unit kendaraan suplai air, yakni unit 013 dan 015.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan ruko mengalami kerusakan berat. Satu unit sepeda motor yang berada di dalam bangunan juga hangus terbakar hingga hanya menyisakan kerangka besi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan kronologi sementara yang diterima Disdamkarmat Kobar, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di bagian depan bangunan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Seluruh personel kemudian kembali ke Markas Komando (Mako) Damkar Kobar dan tercatat tiba sekitar pukul 04.00 WIB.

Dwi Agus mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Kabel usang, sambungan listrik yang tidak sesuai standar, serta penggunaan peralatan elektronik secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Dia juga mengimbau masyarakat segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kejadian kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

"Kecepatan laporan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api meluas dan menekan kerugian," pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
kebakaran kotawaringin barat