PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Musibah kejahatan kembali mengintai para pemilik usaha mikro. Sebuah warung kelontong milik warga di kawasan Jalan Matnoor, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat disatroni kawanan pencuri pada dini hari tadi, Sabtu 5 September 2026.
Warung milik Indah tersebut menjadi korban pembobolan dengan modus merusak fisik bangunan.
Pelaku disinyalir telah mengincar lokasi tersebut dan memanfaatkan situasi sekitar yang lengang, sementara warung dalam keadaan kosong karena pemiliknya sudah pulang ke rumah.
Dalam melancarkan aksinya, bandit tersebut masuk ke dalam toko dengan cara merusak dinding papan bagian bawah. Lubang yang dibuat cukup untuk menyusupkan badan dan menguras isi dalam bangunan sederhana tersebut.
Setibanya di dalam ruangan, pelaku beraksi cukup beringas. Demi berburu barang berharga, suasana warung langsung diacak-acak hingga barang dagangan berhamburan di lantai.
Usaha pembersihan isi warung tersebut tidak sia-sia bagi pelaku. Ia berhasil mengembat uang tunai senilai Rp 800 ribu yang disimpan di dalam laci kasir beserta sejumlah barang dagangan lainnya.
"Itu uang hasil jual es batu dan uang kembalian yang dibawa pelaku, totalnya sekitar Rp800 ribut" kata Indah.
Aksi nekat teror paruh malam ini rupanya tidak berjalan sepenuhnya mulus tanpa jejak. Gerak-gerik sang pembobol terekam dengan amat jelas melalui kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di salah satu sudut warung.
Berdasarkan rekaman video berdurasi singkat tersebut, terlihat ciri-ciri fisik pelaku yang sangat spesifik. Pria misterius itu bertubuh kurus serta memiliki warna rambut pirang yang cukup mencolok.
Dari penelusuran warga dan rekaman visual tersebut, pelaku disinyalir bukan orang baru dalam dunia kejahatan lokal. Pria berambut pirang itu diduga kuat sudah beberapa kali melakukan aksi pembobolan serupa di beberapa warung sekitarnya.
Informasi dari warga setempat menyebutkan bahwa figur dengan ciri-ciri tersebut kerap terlihat berkeliaran dan nongkrong di area Pelabuhan Pasar. Keberadaannya pun sebenarnya cukup sering terlihat oleh masyarakat sekitar pelabuhan.
Kendati ciri fisik pelaku cukup mencolok dan sering terlihat di fasilitas umum, korban mengaku sama sekali tidak mengenali sosok pria tersebut. Kasus pembobolan ini kini telah dilaporkan ke pihak berwajib setempat untuk penanganan dan perburuan pelaku lebih lanjut.
"Sudah tiga kali warung ini dibobol, diduga dengan pelaku yang sama, sayangnya kami tidak kenal pelaku meski wajahnya jelas dalam rekaman CCTV," pungkasnya. (tyo/sla)
Editor : Slamet Harmoko