Ngebut, Dua Pemotor Meregang Nyawa di Jalan Iskandar Pangkalan Bun 

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:26 WIB
Satlantas Polres Kotawaringin Barat meminta keterangan beberapa saksi usai kejadian lakalantas yang merenggut dua korban jiwa di Jalan Iskandar, Pangkalan Bun, Minggu 30 Agustus 2026, pukul 01.15 WIB. (ist) 
Satlantas Polres Kotawaringin Barat meminta keterangan beberapa saksi usai kejadian lakalantas yang merenggut dua korban jiwa di Jalan Iskandar, Pangkalan Bun, Minggu 30 Agustus 2026, pukul 01.15 WIB. (ist) 

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Iskandar, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (30/8) dini hari. Dua pengendara dan penumpang sepeda motor meninggal dunia setelah kendaraan yang mereka tumpangi hilang kendali dan menabrak pulau jalan di depan Mako Brigif.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Kedua korban diketahui melaju dari arah Bundaran Pancasila menuju Bank Pembangunan Kalteng (BPK) dengan menggunakan sepeda motor Yamaha FIZ R warna silver tanpa nomor registrasi.

Kapolres Kobar AKBP Joko Handono melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Kobar Aiptu Hengki Setiawan membenarkan kecelakaan tersebut. Menurutnya, sepeda motor yang dikemudikan korban melaju cukup kencang sebelum kehilangan kendali.

"Sesampainya di depan Mako Brigif, pengendara diduga hilang kendali hingga akhirnya menabrak pulau jalan dan kedua korban terjatuh cukup keras," ujar Hengki saat dikonfirmasi, Minggu (30/8).

Pengendara bernama M. Anzhori mengalami luka berat di bagian kepala dan memar pada dada. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.

"Korban atas nama M. Anzhori meninggal dunia pada saat dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun," kata Hengki.

Sementara itu, penumpang yang dibonceng mengalami luka serius di wajah, cedera kepala, dan mengeluarkan darah dari telinga. Korban juga sempat mendapat perawatan intensif di RSSI Pangkalan Bun sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Minggu pagi.

Hengki mengimbau pengendara untuk selalu waspada dan mengendalikan kecepatan, terutama saat berkendara pada dini hari.

"Kita imbau pengemudi selalu waspada dan mengontrol kecepatan kendaraan, terutama saat dini hari," pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
laka lantas kotawaringin barat Pangkalan Bun