Satu Rumah di Kelurahan Baru Ludes, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 10:09 WIB
Satu unit rumah ludes terbakar di Jalan GM Arsyad, Gang Kopar 2, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin 3 Agustus 2026, pukul 03.30 WIB. (ist) 
Satu unit rumah ludes terbakar di Jalan GM Arsyad, Gang Kopar 2, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin 3 Agustus 2026, pukul 03.30 WIB. (ist) 

  

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Satu unit rumah di Jalan GM Arsyad, Gang Kopar 2, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, ludes terbakar pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena rumah sedang dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam tahap penyelidikan.

"Informasi sementara disebabkan oleh korsleting listrik dan kebetulan penghuninya sedang tidak berada di tempat," ujarnya.

Laporan kebakaran diterima Mako Damkar Kotawaringin Barat melalui telepon WhatsApp. Regu 2 yang sedang bertugas piket malam segera menuju lokasi dan tiba sekitar lima menit setelah menerima laporan.

Sebanyak empat unit armada pemadam dikerahkan, terdiri atas satu unit 04 Supply dan tiga unit Firedome, yaitu unit 08, 012, dan 015. Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke bangunan di sekitar lokasi.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara maupun titik api yang masih menyala. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan di sekitar bangunan sebelum lokasi dinyatakan aman. Regu 2 kembali ke Mako Damkar sekitar pukul 04.40 WIB.

Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah mengalami kerusakan berat dan diperkirakan habis terbakar. Kerugian material sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dwi Agus menambahkan, pihaknya masih akan melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus memvalidasi besaran kerugian yang dialami pemilik rumah.

"Selebihnya pagi ini masih akan dilanjutkan kegiatan investigasi untuk validasi informasi," tambahnya.

Dalam penanganan kejadian ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Barat dibantu oleh Polri, Tagana, dan Huma Singgah Itah.

Naskah ini telah disusun dengan mengedepankan unsur 5W+1H, menghilangkan kalimat yang berulang, memperbaiki ejaan sesuai PUEBI (misalnya respons time menjadi waktu respons, Damkar Kobar, serta titik api menggantikan salah ketik tipe HP), dan menggunakan gaya bahasa berita yang lugas serta objektif. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
kotawaringin barat kebakaran rumah