BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun Gandeng Penerima Manfaat Jadi Duta Perlindungan Pekerja

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 18:00 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun menggelar kegiatan silaturahmi bersama para penerima manfaat sebagai upaya mempererat hubungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun menggelar kegiatan silaturahmi bersama para penerima manfaat sebagai upaya mempererat hubungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun menggelar kegiatan silaturahmi bersama para penerima manfaat sebagai upaya mempererat hubungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui kegiatan ini, para penerima manfaat didorong menjadi agen informasi untuk mengedukasi masyarakat mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut diisi dengan sosialisasi berbagai program BPJS Ketenagakerjaan, meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Selain itu, peserta juga memperoleh informasi mengenai kemudahan pendaftaran agar semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan yang optimal.

Melalui kegiatan ini, para penerima manfaat didorong menjadi agen informasi untuk mengedukasi masyarakat mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui kegiatan ini, para penerima manfaat didorong menjadi agen informasi untuk mengedukasi masyarakat mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun, Nurul Indahyati, mengatakan para penerima manfaat merupakan bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurutnya, pengalaman yang dirasakan langsung oleh penerima manfaat memiliki nilai edukasi yang kuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami berharap para penerima manfaat tidak hanya merasakan manfaat perlindungan yang telah diberikan, tetapi juga dapat menjadi penyambung informasi kepada keluarga, tetangga, rekan kerja, dan masyarakat di sekitarnya. Pengalaman nyata yang mereka rasakan akan menjadi edukasi yang sangat efektif agar semakin banyak pekerja memahami pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sejak dini," ujar Nurul.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak pekerja, terutama di sektor informal, yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam menyebarkan informasi yang benar mengenai manfaat program dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan kepesertaan.

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap tercipta efek berantai (multiplier effect), di mana para penerima manfaat dapat menjadi duta perlindungan pekerja di lingkungan masing-masing sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko sosial ekonomi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Nurul menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun akan terus meningkatkan literasi masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Komitmen kami adalah memastikan semakin banyak pekerja, baik formal maupun informal, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis cakupan kepesertaan akan terus meningkat sehingga manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," pungkasnya. (*/sla)

Editor : Slamet Harmoko
BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun Duta Perlindungan Pekerja JKK JKM JHT