PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, meminta PLN memaksimalkan potensi dan sumber daya kelistrikan di Kotawaringin Barat untuk mengurangi pemadaman listrik bergilir yang belakangan mengganggu aktivitas masyarakat. Pernyataan itu disampaikan di ruang kerjanya, Jumat (10/7/2026).
Mulyadin mengatakan Kotawaringin Barat memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kecamatan Kumai. Menurutnya, PLN perlu mengoptimalkan pembangkit yang telah tersedia sekaligus menjalin kerja sama dengan PLTU setempat untuk menambah kapasitas pasokan listrik sehingga pemadaman bergilir dapat diminimalkan.
"Kita sudah mendengarkan secara langsung kondisi listrik yang disampaikan pihak UP3 PLN Pangkalan Bun, tetapi itu sifatnya subjektif. Semua wilayah memang mengalami pemadaman bergilir, termasuk kita di Kobar," ujar Mulyadin.
Ia menilai pemadaman listrik bergilir berdampak pada berbagai sektor, mulai dari pelaku UMKM, dunia usaha, sektor pendidikan, hingga aktivitas masyarakat secara umum akibat terganggunya pasokan listrik.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat menghambat produktivitas masyarakat dan roda perekonomian daerah. Karena itu, ia meminta PLN segera mengambil langkah konkret, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, agar pelayanan kelistrikan kembali normal.
Mulyadin juga berharap persoalan kelistrikan yang terjadi dapat segera diselesaikan. Ia meminta durasi pemadaman bergilir tidak berlangsung terlalu lama agar aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar dan dampaknya terhadap berbagai sektor dapat ditekan seminimal mungkin. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno