PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) melalui tim gabungan melaksanakan survei lapangan dan sosialisasi rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) serta pedagang musiman di kawasan Skip (Pemakaman Umum), Jalan Pangeran Diponegoro, Rabu (1/7). Langkah ini dilakukan sebagai upaya penataan kawasan perkotaan untuk menjaga ketertiban umum, keindahan kota, dan kelancaran lalu lintas.
Kegiatan dipimpin Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtran) Satpol PP Kobar Yuningtiaswati Pertiwi, bersama personel Regu 3 Satpol PP. Dalam sosialisasi tersebut, para pedagang diberi informasi mengenai rencana relokasi ke Jalan Kawitan I di sisi kawasan Skip.
Pendataan, penataan, dan pengaturan pedagang akan dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Kotawaringin Barat. Penataan juga menyasar pedagang musiman, termasuk pedagang durian yang berjualan di ruang milik jalan (Rumija), seperti bahu jalan dan trotoar. Mereka diarahkan menempati lokasi yang telah disediakan pemerintah, di antaranya Jalan Kawitan I dan Lapangan Tembaga di Kelurahan Baru.
Untuk mendukung penataan, Satpol PP akan meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan tersebut selama beberapa hari ke depan. Langkah ini bertujuan memastikan proses relokasi berlangsung tertib sekaligus memberikan pemahaman secara persuasif kepada para pedagang.
Kegiatan ini melibatkan Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Kecamatan Arut Selatan, serta pemerintah kelurahan terkait.
Kepala Satpol PP Kobar, Syahruni, mengimbau seluruh pelaku usaha, PKL, dan pedagang musiman agar tidak lagi menggunakan bahu jalan, trotoar, maupun fasilitas umum sebagai tempat berjualan.
"Kami mengimbau seluruh pelaku usaha, PKL, maupun pedagang musiman agar tidak lagi memanfaatkan bahu jalan, trotoar, dan fasilitas umum sebagai tempat berjualan. Mari bersama-sama mendukung penataan ini dengan menempati lokasi yang telah disediakan pemerintah demi mewujudkan Pangkalan Bun yang bersih, indah, aman, dan tertib," ujarnya.
Melalui penataan tersebut, Pemkab Kobar berharap kawasan perkotaan menjadi lebih tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat, sekaligus menyediakan ruang usaha yang lebih teratur bagi para pedagang. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno