PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Sebuah rumah milik Khairiyani di Gang Nila I, RT 14/RW 04, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, nyaris terbakar akibat korsleting listrik pada Rabu (24/6) sekitar pukul 06.50 WIB.
Peristiwa tersebut sempat membuat panik warga sekitar setelah asap hitam pekat terlihat keluar dari kamar rumah berkontruksi beton yang berada di kawasan permukiman padat penduduk itu.
Warga yang berada di lokasi segera berupaya memadamkan api dan mengeluarkan springbed yang terbakar dari dalam rumah. Berkat kesigapan warga, kebakaran tidak meluas dan kerugian yang lebih besar berhasil dihindari.
Selain springbed, sebuah kipas angin turut terbakar hingga meleleh. Dinding kamar juga mengalami kerusakan akibat hangus terkena api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tetangga korban, kebakaran diduga bermula dari charger telepon seluler yang masih terhubung ke terminal listrik saat terjadi pemadaman bergilir. Charger tersebut disebut berada di atas kasur dan diduga meledak ketika aliran listrik kembali menyala sehingga memicu kebakaran.
Namun, hasil pemeriksaan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat menyebutkan kebakaran dipicu oleh korsleting pada kipas angin yang kondisinya sudah tidak normal.
"Keterangan personel yang memadamkan tadi, kebakaran akibat kipas angin yang korsleting. Kipas ini dalam kondisi tidak normal, bila panas berhenti berputar dan harus diputar manual," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat mengerahkan tiga unit armada pemadam yang didukung Balakar Huma Singgah Itah dan PMI Kotawaringin Barat.
"Penanganan lima menit di lapangan dan dinyatakan aman. Bagian yang terbakar selain springbed, juga kipas angin dan dinding rumah," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno