PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengusulkan pembentukan wadah atau fasilitas resmi bagi remaja yang memiliki hobi balap kendaraan. Usulan tersebut disampaikan sebagai upaya menekan maraknya balap liar yang dinilai meresahkan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Usulan itu disampaikan Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kobar Sukimin dalam rapat paripurna pekan lalu. Menurutnya, fenomena balap liar yang melibatkan kalangan remaja perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar tidak terus berulang.
Sukimin mengatakan, penertiban yang dilakukan aparat selama ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, langkah tersebut perlu diimbangi dengan solusi yang mampu mengakomodasi minat dan bakat remaja di bidang otomotif dan balap kendaraan.
Ia mengusulkan agar pemerintah daerah mempertimbangkan penyediaan fasilitas khusus sebagai sarana penyaluran hobi secara positif dan terarah. “Dengan adanya tempat yang resmi, para remaja dapat menyalurkan kemampuan mereka tanpa harus menggunakan jalan umum sebagai arena balapan,” ujarnya.
Selain penyediaan fasilitas, Sukimin juga mendorong adanya program pembinaan dan pelatihan bagi pemuda yang tertarik pada dunia otomotif. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi sarana edukasi tentang keselamatan berkendara, kedisiplinan, serta pengembangan keterampilan.
Fraksi PDI Perjuangan berharap pemerintah daerah dapat mengkaji usulan tersebut sebagai langkah preventif untuk mengatasi balap liar di Kobar. Menurut Sukimin, pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pembinaan dan penyediaan ruang bagi generasi muda, diharapkan mampu menekan praktik balap liar sekaligus melahirkan pembalap berprestasi dari daerah.
Menanggapi usulan tersebut, Wakil Bupati Kobar Suyanto menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya balap liar. Ia mengatakan pemerintah daerah mengedepankan pendekatan terpadu melalui pembinaan, edukasi, dan penertiban.
Menurutnya, pemerintah akan terus mendorong berbagai kegiatan positif sebagai wadah penyaluran minat dan bakat generasi muda. “Sinergi dengan kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja, pemerintah kelurahan dan desa, serta unsur terkait lainnya akan terus diperkuat dalam pengawasan, penertiban, dan sosialisasi guna menekan praktik balap liar,” katanya.
Suyanto juga mengajak masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan lingkungan. Ia menegaskan pentingnya menghindari aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta mengutamakan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat bagi masa depan generasi muda. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno