Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Cabai Meroket di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun, Harga Daging Sapi Ikut Terdongkrak

Koko Sulistyo • Senin, 8 Juni 2026 | 21:53 WIB
KABAR PASAR: Aktivitas pembeli dan pedagang di pasar tradisional Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (8/6/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT
KABAR PASAR: Aktivitas pembeli dan pedagang di pasar tradisional Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (8/6/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com – Memasuki pekan kedua Juni 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengalami kenaikan.

Komoditas yang mencatat lonjakan harga tertinggi adalah cabai merah besar dan daging sapi.

Meski demikian, secara umum harga kebutuhan pokok di daerah tersebut masih tergolong stabil. Sebagian besar komoditas strategis masih berada pada level harga yang terkendali.

Baca Juga: Rawan Tumbang Ancam Keselamatan Warga, Pohon Pinggir Jalan Ditebang Damkar Seruyan

Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kobar, cabai merah besar mengalami kenaikan harga hingga 25 persen dibandingkan rata-rata harga sebelumnya. Harga komoditas tersebut naik dari Rp70 ribu per kilogram menjadi Rp100 ribu per kilogram.

Selain itu, harga daging sapi has juga mengalami kenaikan sebesar 6,67 persen. Sementara cabai merah keriting dan cabai rawit hijau masing-masing naik 4,35 persen dan 7,14 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Baca Juga: GUBERNUR KALTENG: Efisiensi Anggaran Harus Tepat Guna

Di sisi lain, cabai rawit merah justru mengalami penurunan harga sebesar 12,90 persen dibandingkan rata-rata harga pada minggu keempat Mei 2026. Secara harian, harga komoditas tersebut turun dari Rp100 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram pada akhir periode pemantauan.

Sementara itu, sejumlah kebutuhan pokok lainnya seperti beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging ayam ras, telur ayam ras, serta beberapa komoditas pangan lainnya terpantau stabil tanpa perubahan harga yang signifikan.

Baca Juga: DPRD KALTENG: Percepat Pembahasan Sejumlah Raperda Strategis

Disperindagkop UKM Kobar juga melakukan evaluasi terhadap ketersediaan stok barang kebutuhan pokok. Berdasarkan data per 5 Juni 2026, stok beras yang tersedia di distributor dan BULOG mencapai 1.039,23 ton. Selain itu, stok minyak goreng tercatat 170,34 ton, gula pasir 147,32 ton, tepung terigu 123 ton, serta kacang kedelai sebanyak 55 ton.

Ketersediaan stok tersebut dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

Baca Juga: Operasi Patuh Telabang 2026 Ditunda, Warga Seruyan Diimbau Tetap Disiplin Berlalu Lintas

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kobar, Muhammad Suhendra, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan harga dan pasokan secara rutin guna mengantisipasi potensi gejolak pasar.

“Hasil analisis minggu pertama Juni 2026 menunjukkan kondisi harga barang kebutuhan pokok di Kabupaten Kotawaringin Barat masih relatif stabil. Meskipun terdapat kenaikan pada beberapa jenis cabai dan daging sapi, ketersediaan stok pangan masih dalam kondisi aman,” ujarnya.

Baca Juga: Motif Pelaku Pembacokan Ibu dan Anak Belum Terungkap

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan distributor, pedagang, dan instansi terkait guna menjaga kelancaran distribusi barang serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar pasokan tetap lancar dan stabilitas harga dapat terjaga,” pungkasnya. (tyo/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#daging sapi #kabar pasar #cabai #Pangkalan Bun #harga komoditas