PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com-Perkelahian kembali terjadi di Pelabuhan Panglima Utar, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat 5 Juni 2026. Perkelahian melibatkan seorang sopir travel jurusan Kumai-Sampit, dan dua orang pria yang diduga merupakan calo penumpang di pelabuhan terbesar di Kotawaringin Barat itu.
Informasi dihimpun dari lokasi, salah satu pelaku berinisial H merupakan residivis yang beberapa kali tersandung kasus, bukan hanya pemalsuan tiket tetapi juga kasus penganiayaan.
Sepupu Korban, Roni menceritakan, peristiwa perkelahian tersebut bermula ketika sepupunya yang berprofesi sebagai sopir travel Kumai tujuan Sampit itu bermaksud mengantar penumpang kapal yang akan menuju Sampit.
Namun, ada salah seorang pria yang disebut calo penumpang pelabuhan menahannya dan meminta agar penumpang tersebut dilangsir.
Baca Juga: Buaya Satroni Perairan Pantai Kubu Kumai, Pengunjung Dilarang Berenang
"Sepupu saya dapat penumpang terus mau di langsir oleh mereka, tapi adik saya tidak mau karena bayar dua kali," sebut Roni.
Lanjut dia, akibat penolakan tersebut calo penumpang tersebut marah, dan bersama temannya, mereka memukul adik sepupu saya. "Salah satu dari mereka memegang adik saya dan satu lagi melakukan pemukulan," imbuhnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami benjol dibagian kepala dan paha kanan mengalami luka lecet akibat goresan.
Mendapat perlakuan tidak menyenangkan tersebut, korban kemudian mendatangi Mapolsek Kumai untuk melaporkan peristiwa tersebut.
Informasi dari Polsek Kumai, korban datang untuk melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya, namun karena terbentur waktu lantaran akan mengantar penumpang, korban belum melakukan visum untuk melengkapi laporan tersebut. (tyo/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama