PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Aksi dugaan pembegalan kembali menghantui warga Kabupaten Kotawaringin Barat.
Seorang pengendara roda dua menjadi korban penyerangan brutal di Jalan Tjilik Riwut 2, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kamis malam (21/5/2026).
Korban diserang saat melintas di jalan yang minim penerangan. Tiba-tiba seorang tak dikenal muncul dan menghantam korban menggunakan kayu hingga mengenai bagian punggung. Pukulan keras itu juga membuat spedometer motor korban pecah.
Meski panik, korban berusaha tetap menguasai kendaraannya dan langsung tancap gas menyelamatkan diri dari lokasi kejadian. Pelaku sempat melakukan pengejaran sebelum akhirnya menghilang di tengah gelapnya malam.
Orang tua korban, Edgar, mengungkapkan peristiwa itu terjadi di sekitar kawasan Taman Kanak-Kanak Lama di Jalan Cilik Riwut 2, tepatnya dekat area perkebunan sawit milik warga.
“Beruntung masih bisa lolos menyelamatkan diri anak saya meski sempat terkena pukulan dan spedometer pecah. Merasa gagal, pelaku melarikan diri ke arah Sampuraga Baru melalui pertigaan warung pojok,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Warga menduga para pelaku sudah mengincar korban sejak awal dengan berpura-pura berada di pinggir jalan. Salah satu pelaku disebut berdiri di dekat tumpukan sampah, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor yang sudah dipreteli.
Kondisi jalan yang gelap dan sepi membuat aksi para pelaku sulit dicurigai pengendara yang melintas.
Peristiwa ini memicu keresahan warga karena kawasan Jalan Cilik Riwut arah sawitan disebut sudah beberapa kali menjadi lokasi tindak kriminal serupa. Warga pun mendesak aparat keamanan meningkatkan patroli malam dan memperbaiki penerangan jalan di kawasan tersebut.
“Di sekitar lokasi kejadian sudah beberapa kali terjadi begal. Kita harapkan pelaku cepat tertangkap karena cukup meresahkan, selain itu memang penerangan hampir tidak ada di jalan tersebut,” pungkasnya. (tyo/sla)
Editor : Slamet Harmoko