Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Jelang Iduladha, Distan Kobar Kerahkan 89 Petugas Awasi Ratusan Titik Penyembelihan Hewan Kurban

Slamet Harmoko • Kamis, 21 Mei 2026 | 10:45 WIB
KURBAN: Ternak sapi yang berada di lapak-lapak penjualan hewan kurban di Jalan Rambutan, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun. (dok.radar sampit)
KURBAN: Ternak sapi yang berada di lapak-lapak penjualan hewan kurban di Jalan Rambutan, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun. (dok.radar sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, menerjunkan sebanyak 89 petugas untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. 

Pengawasan dilakukan demi memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, aman, dan layak disembelih.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distan Kobar, Gusti M. Sofyannoor, mengatakan pemeriksaan akan dilakukan pada 27 hingga 29 Mei 2026 di 381 lokasi penyembelihan hewan kurban yang tersebar di wilayah Kobar.

“Para petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban sebelum dan sesudah disembelih agar pelaksanaan ibadah kurban berjalan tertib dan aman,” ujarnya di Pangkalan Bun, Rabu.

Ia menjelaskan, pengawasan sudah dimulai sejak hewan kurban masuk ke wilayah Kotawaringin Barat. Setiap hewan yang didatangkan dari luar daerah wajib dilengkapi dokumen resmi berupa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang diterbitkan dokter hewan berwenang dari daerah asal.

Dokumen tersebut memuat informasi asal ternak, jumlah hewan, identitas pemilik atau pengirim, tujuan pengiriman, hingga keterangan bahwa hewan dalam kondisi sehat dan tidak berasal dari wilayah wabah penyakit hewan menular strategis.

“Dokumen itu menjadi syarat penting agar hewan yang masuk dipastikan aman dan bebas dari penyakit menular,” jelas Sofyannoor.

Selain pemeriksaan administrasi, Distan Kobar juga bekerja sama dengan petugas Badan Karantina Pertanian untuk melakukan verifikasi dokumen serta pemeriksaan fisik hewan secara langsung.

Tim di lapangan turut melakukan pemantauan lanjutan di kandang penampungan maupun lokasi penjualan guna memastikan kondisi kesehatan hewan tetap terjaga hingga hari penyembelihan.

“Kami ingin memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat benar-benar sehat, aman, dan layak dikurbankan,” katanya.

Menurutnya, pengawasan ketat ini juga menjadi langkah antisipasi untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit hewan menular di wilayah Kobar.

Distan Kobar juga mengimbau masyarakat agar tidak tergiur harga murah tanpa memperhatikan kondisi kesehatan hewan kurban yang dibeli.

“Dengan kehati-hatian masyarakat dan pengawasan bersama, kami berharap pelaksanaan kurban tahun ini berjalan aman, sehat, dan sesuai prinsip ASUH yaitu Aman, Sehat, Utuh dan Halal,” pungkasnya. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#Distan Kobar #hewan kurban #kotawaringin barat #sapi kurban