Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Enam Desa di Kobar Raih Penghargaan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Syamsudin Danuri • Rabu, 6 Mei 2026 | 11:31 WIB
Wakil Bupati Kotawaringin Barat memberikan hadiah dan penghargaan kepada enam desa terbaik dalam hal BPJS Ketenagakerjaan. (syamsudin/radar sampit)
Wakil Bupati Kotawaringin Barat memberikan hadiah dan penghargaan kepada enam desa terbaik dalam hal BPJS Ketenagakerjaan. (syamsudin/radar sampit)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Sebanyak enam desa di Kabupaten Kotawaringin Barat menerima penghargaan sebagai desa terbaik dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Penghargaan tersebut diserahkan pada Selasa, 5 Mei 2026, di Aula Kyai Gede, Kantor Bupati Kotawaringin Barat.

Enam desa penerima penghargaan terdiri atas juara harapan III Desa Pangkalan Banteng (Kecamatan Pangkalan Banteng), juara harapan II Desa Tanjung Terantang (Kecamatan Arut Selatan), dan juara harapan I Desa Sakabulin (Kecamatan Kotawaringin Lama). Adapun peringkat III diraih Desa Riam Durian (Kecamatan Kotawaringin Lama), peringkat II Desa Natai Baru (Kecamatan Arut Selatan), dan peringkat I Desa Dawak (Kecamatan Kotawaringin Lama).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kotawaringin Barat, Aida Lailawati, mengatakan penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk meningkatkan kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Aida, penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti amanat regulasi terkait optimalisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi apresiasi bagi pemerintah desa yang dinilai berhasil melakukan upaya perlindungan sosial di wilayahnya.

“Momentum ini diharapkan menjadi motivasi bagi desa lain agar seluruh ekosistem masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” ujarnya.

DPMD, lanjut Aida, akan terus mendorong peningkatan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di tingkat desa.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Suyanto, menekankan pentingnya perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja nonformal.

“Kita tidak berharap risiko seperti kecelakaan kerja atau meninggal dunia terjadi. Namun, jika hal itu terjadi, manfaat BPJS Ketenagakerjaan akan sangat dirasakan karena ada jaminan yang diberikan,” kata Suyanto.

Ia menambahkan, pekerja nonformal masih memerlukan edukasi terkait pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat program tersebut dengan iuran yang relatif terjangkau. (sam/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
#jamsostek #Kotawaringin Barat (Kobar) #desa terbaik