KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com — Panen jagung di lahan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bangun Harja, Kecamatan Seruyan Hilir Timur (Serhiltim), Kamis (9/4), mengalami penurunan hasil. Dari lahan seluas 80 meter x 100 meter yang ditanam sejak Januari 2026, produksi hanya mencapai sekitar 600 kilogram.
Kapospol Serhiltim Aiptu Suwarji mengatakan, penurunan hasil panen disebabkan sejumlah faktor, antara lain serangan hama atau bakteri yang memicu busuk buah, kondisi tanah berpasir, serta curah hujan tinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Kegiatan panen tersebut melibatkan berbagai pihak, yakni Kapospol Serhiltim Aiptu Suwarji, Banit Yanmas Brigpol Yogo Mulyo, Ketua PPL Serhiltim Sumarno, Ketua BUMDes Pairan, dan Kelompok Tani (Poktan) Tami.
Menurut Suwarji, kehadiran Polri dalam kegiatan itu merupakan bentuk pendampingan untuk mendukung program ketahanan pangan.
“Kami hadir untuk mendukung program ketahanan pangan. Meskipun ada kendala alam dan serangan hama, semangat petani tidak boleh surut,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polri akan terus berperan aktif mendampingi petani serta membantu mencari solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan.
“Diharapkan melalui sinergi ini, produktivitas pertanian ke depan dapat meningkat,” katanya. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno