PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Aspal Bundaran Obor di Jalan Samari, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, tertutup pasir dan dinilai membahayakan pengguna lalu lintas. Kondisi ini dilaporkan telah menyebabkan sejumlah pengendara, khususnya roda dua, terjatuh saat melintasi bundaran.
Pasir yang menutupi badan jalan diduga terbawa aliran air saat hujan. Area di sekitar bundaran diketahui memiliki kontur tanah berpasir sehingga material mudah hanyut dan mengendap di permukaan jalan.
Warga RT 20 Jalan Samari, Aliman, mengatakan awalnya lapisan pasir tidak terlalu tebal. Namun, karena tidak segera dibersihkan, pasir terus menumpuk, terutama di jalur menuju Samari.
“Di area tersebut memang lahannya berpasir. Saat hujan, pasir terbawa arus air dan lama-kelamaan menumpuk seperti sekarang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut sudah menyebabkan kecelakaan dan berpotensi menimbulkan korban lebih besar jika tidak segera ditangani. Penumpukan pasir paling parah berada di arah dari Samari, yang memperbesar risiko kecelakaan di area bundaran.
Warga lainnya, Gani, mengungkapkan pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas di lokasi tersebut, terlebih Jalan Samari tergolong ramai.
Selain itu, Bundaran Obor berada dekat area sport center yang kerap menjadi tempat berkumpul anak muda. Pada waktu tertentu, terutama akhir pekan, arus lalu lintas meningkat sehingga risiko kecelakaan semakin tinggi.
Warga berharap pihak terkait segera membersihkan pasir di Bundaran Obor guna mencegah terjadinya kecelakaan yang lebih serius. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno