PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Junaidi, menuntut Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.
Ia menyebutkan, instansi teknis harus mencari pendekatan yang kreatif agar masyarakat tidak hanya memahami kewajiban membayar pajak, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah melalui pajak yang dibayarkan.
"Ya, pastinya ketika kenuntut masyarakat membayar pajak maka harus ada inovasi agar ada kepatuhan. Ini penting untuk memperkuat PAD sekaligus mewujudkan kemandirian fiskal," katanya, Senin (31/8/2026).
Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik dan Hybrid Meledak, Kini Kuasai 27,3 Persen Pasar RI
Inovasi tersebut tentunya beragam, bisa melalui program penghapusan denda adminstrasi, program diskon, digitalisasi pembayaran pajak dan lain sebagainya yang bisa meningkatkan kepatuhan.
"Bapenda harus bisa berinovasi untuk menarik masyarakat, menghimbau masyarakat untuk bisa berlomba-lomba membayar pajak. Bahkan dengan berbagai macam cara, silakan saja," ucapnya.
Politikus Partai Demokrat ini menyebutkan, peningkatan PAD merupakan bagian penting dari arah kebijakan pemerintah provinsi dalam membangun kemandirian fiskal daerah.
Baca Juga: UMKM Mau Naik Kelas? Ini 6 Program Pemerintah yang Bisa Dimanfaatkan pada 2026
Junaidi menjelaskan, jika semakin besar kontribusi PAD maka semakin kuat pula kemampuan pemerintah daerah membiayai program pembangunan tanpa terlalu bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
"Kemandirian APBD itu dalam artian apa? Pendapatan asli daerah kita harus tinggi daripada dana transfer pusat. Makanya sumber pendapatan kita harus dioptimalkan,” pungkasnya. (sho/fm)
Editor : Farid Mahliyannor