Kapolda Kalteng Turun Padamkan Karhutla, 198 Peserta Didik Dikerahkan Cegah Api

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:54 WIB

 

KARHUTLA : Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan turun langsung ke sejumlah titik Karhutla di kawasan Sebangau dan Jalan Mahir Mahar, Sabtu (29/8/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT
KARHUTLA : Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan turun langsung ke sejumlah titik Karhutla di kawasan Sebangau dan Jalan Mahir Mahar, Sabtu (29/8/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan turun langsung menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Sebangau dan Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Sabtu (29/8/2026).

Bersama pejabat utama Polda Kalteng dan relawan, Iwan melakukan pemadaman dan pendinginan menggunakan kapal klotok serta peralatan pemadam. Penanganan diprioritaskan untuk mencegah api meluas, terutama di lahan gambut dan kawasan dekat permukiman.

“Kita lakukan patroli untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat dan tepat. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegasnya.

Baca Juga: Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman, Gubernur Kalteng Perintahkan Tambah Sumur Bor

Iwan meminta patroli dan pemantauan ditingkatkan pada jam rawan. Masyarakat juga diingatkan tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan titik api melalui layanan 110.

Di sisi lain, Polri memperkuat pencegahan dari hulu dengan mengerahkan 198 peserta didik SIP/Setukpa, Sespimma dan mahasiswa S2 STIK ke empat wilayah prioritas.

Sebanyak 48 peserta didik ditempatkan di Kalteng, sementara lainnya disebar ke Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan. Mereka memberikan penyuluhan langsung kepada masyarakat bersama jajaran kepolisian kewilayahan.

Baca Juga: PAD Kalteng 2027 Ditarget Rp3 Triliun, DPRD Optimistis Tembus Target

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengerahan tersebut merupakan bagian dari rencana penugasan 403 peserta didik untuk memperkuat pencegahan karhutla.

“Kesadaran masyarakat harus dibangun sebelum api muncul,” tegasnya.

Selain edukasi, Polri memperkuat deteksi dini, pemantauan, pemadaman hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan. (daq/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
musim kering polda kalteng kemarau kabut asap karhutla