APBD Kalteng 2027 Difokuskan untuk Sektor Strategis dan Berdampak Langsung

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:05 WIB

 

PARIPURNA: Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyampaikan pidato pengantar pemerintah saat penandatanganan nota KUA-PPAS 2027. FOTO: MMC KALTENG/RADAR SAMPIT
PARIPURNA: Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyampaikan pidato pengantar pemerintah saat penandatanganan nota KUA-PPAS 2027. FOTO: MMC KALTENG/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, memastikan APBD 2027 digunakan untuk memperkuat pembiayaan sektor strategis yang berdampak langsung terhadap pembangunan dan masyarakat.

Ia menyebutkan, posisi anggaran daerah yang terbataas akibat efisiensi harus digunakan secara tepat, sehiingga berbagai alokasi pembiayaan perlu diarahkan pada program yang menjadi prioritas dan memberikan manfaat nyata.

"Biarpun anggaran dalam kondisi terbatas tapi kalau penggunaannya tepat sasaran, maka apapun yang dibuat dan apapun nanti yang diprogramkan akan terasa manfaatnya," katanya, kemarin.

Baca Juga: Setoran Dividen Bank Kalteng Ditarget Naik, DPRD Kalteng Minta Kinerja Diperkuat

Sejumlah hal yang menjadi prioritas pembiayaan di antarya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur serta konektivitas, dan pengembangan ekonomi daerah.

Tak hanya itu, penggunaan anggaran juga memerhatikan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan, hilirisasi potensi sumber daya daerah, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.

"Sesuai dengan apa yang sering disampaikan pak gubernur, setiap anggaran harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pencapaian target pembangunan," ucapnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Gunung Mas: Membakar Lahan Termasuk Kejahatan Serius

Tentunya penetapan prioritas belanja tersebut menyesuaikan kondisi fiskal yang mengharuskan pemerintah daerah lebih cermat dalam menyusun belanja, supaya program yang dibiayai APBD memiliki sasaran yang jelas.

"Yang kita dorong adalah bagaimana kemampuan anggaran yang tersedia dapat memberikan dampak sebesar-besarnya. Jangan sampai anggaran tersebar terlalu luas, tetapi hasilnya tidak maksimal," pungkasnya. (sho/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
sektor strategis APBD 2027 pembangunan pemprov kalteng