Gubernur Kalteng: Perlindungan Anak Adalah Investasi Jangka Panjang

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 23:58 WIB
PEDULI ANAK: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyapa anak-anak yang akan mengikuti lomba pada kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33. FOTO: MMC KALTENG/RADAR SAMPIT
PEDULI ANAK: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyapa anak-anak yang akan mengikuti lomba pada kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33. FOTO: MMC KALTENG/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk turut memerhatikan  pembangunan sumber daya sebagai agedan penting pembangunan daerah.

Ia menyebutkan, salah satu yang perlu diperhatikan terkait dengan pemenuhan hak anak dan penguatan ketahanan keluarga yang menjadi bagian penting investasi jangka panjang pembangunan daerah.

"Investasi jangka panjang itu tidak hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan anak-anak tumbuh dalam keluarga yang kuat, aman, dan mendukung perkembangan mereka," katanya, kemarin.

Baca Juga: Forum Genre dan Anak Jadi Wadah Aspirasi, Bupati Gumas Ajak Generasi Muda Lebih Aktif

Tentunya hal ini penting diperhatikan, karena berkaitan dengan kualitas generasi muda yang nantinya menentukan keberlanjutan pembangunan daerah sebagai investasi jangka panjang.

"Kita mau menciptakan generasi emas, tentu ini tidak bisa begitu saja. Ini harus kita mulai dengan memberi pemenuhan hak-hak anak dan kita siapkan SDM mereka," ucapnya.

Ia menilai tantangan yang dihadapi anak saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan kekerasan, pelecehan, perundungan, pergaulan bebas, perkawinan usia dini hingga penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: DPRD Kalteng Minta Anggaran Penanggulangan Karhutla Jangan Sampai Kurang

"Tak hanya itu, kalau kita lihat sekarang perkembangan teknologi digital bisa saja jadi ancaman terhadap anak kalau tidak diawasi. Hal ini juga menjadi perhatian ke depan," ucapnya.

Terkait hal tersebut, orang nomor satu di Kalteng ini menegaskan untuk menjawab kebutuhan pembangunn SDM ini, maka yang diperhatikan tidak hanya soal pendidikan tetapi juga perlindungan dan pengasuhan yang baik.

"Pada prinsipnya pemerintah juga tidak bisa kerja sendiri, ini perlu kolaborasi dengan keluarga, dunia pendidikan, dan masyarakat luas," pungkasnya. (sho/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
hari anak hari keluarga agustiar sabran gubernur kalteng