Dukung Asta Cita Presiden, Kalteng Percepat Swasembada Pangan Lewat Cetak Sawah dan Hilirisasi Beras

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 21:11 WIB
PERTANIAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama unsur pimpinan daerah melaksanakan kegiatan panen raya di Desa Lampuyang. Teluk Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim). FOTO: BIRO ADPIM/RADAR SAMPIT.
PERTANIAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama unsur pimpinan daerah melaksanakan kegiatan panen raya di Desa Lampuyang. Teluk Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim). FOTO: BIRO ADPIM/RADAR SAMPIT.

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menegaskan komitmen pemerintah terus memperkuat pembangunan sektor ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas daerah.

Ia menyebutkan, komitmen pemerintah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang pelaksaannya di Kalteng sudah menunjukan perkembangan pesat.

"Sudah beberapa kali panen raya kita lakukan dan hasilnya sudah sangat baik, ini menjukan program ketahanan pangan sesuai dengan instruksi Presiden sudah kita kembangkan," katanya, kemarin.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia di Gumas Diserbu Warga, UMKM Ikut Panen Cuan

Untuk memacu hal tersebut pemerintah provinsi  terus mengakselerasi pelaksanaan Cetak Sawah Rakyat (CSR), Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP), dan pengembangan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN)

Di satu sisi, pemerintah juga mendorong penguatan sektor hilirisasi melalui pembangunan dua fasilitas pengolahan beras modern, yakni Rice Milling Plant (RMP) di Desa Lampuyang, Kabupaten Kotawaringin Timur, serta Rice to Rice (RTR) di Desa Pantik, Kabupaten Pulang Pisau.

"Kita membuat pendekatan menyeluruh, mulai dari peningkatan produksi, penyediaan infrastruktur pendukung, hingga pengembangan industri pengolahan hasil pertanian," ucapnya.

Baca Juga: DPRD Kalteng: Jika Terbukti, Pelaku Karhutla Harus Ditindak Tanpa Pandang Bulu

Tentunya untuk pelaksanaan jangka panjang ke depan maka program ini harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah kabupaten dan kota, TNI, Polri, hingga masyarakat.

"Apa yang tertuang di Asta Cita Bapak Presiden, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional harus jadi komitmen bersama. Semua harus terlibat supaya target swasembada pangan dapat kita capai," pungkasnya. (sho/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
Asta Cita Presiden Prabowo pertanian gubernur kalteng ketahanan pangan panen raya