Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong: Pelestarian Adat dan Budaya Adalah Tanggung Jawab Bersama

Yusho Ricky Prayoga • Minggu, 12 Juli 2026 | 19:49 WIB
TIWAH: Arton S Dohong (baju merah) bersama unsur pimpinan daerah saat menghadiri upacara Tiwah. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
TIWAH: Arton S Dohong (baju merah) bersama unsur pimpinan daerah saat menghadiri upacara Tiwah. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S Dohong menegaskan pelestarian adat dan budaya harus menjadi tanggung jawab seluruh pihak sebagai upaya menjaga warisan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri upacara ritual keagamaan Tiwah di Kota Palangka Raya. Dimana kegiatan ini tidak hanya tradisi sakral dalam ajaran  Kaharingan, tetapi juga menjadi budaya bagi masyarakat Dayak.

"Tiwah ini lebih dari sekadar prosesi keagamaan, ritual ini mencerminkan penghormatan kepada leluhur serta menjadi bagian penting dari warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun," katanya, kemarin.

Baca Juga: Harga Ayam di Sampit Kembali Naik Setelah Sempat Tertekan, Ini Penyebabnya

Ia menilai, keberlangsungan ritual adat seperti Tiwah perlu terus didukung karena menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Dayak. Selain memiliki makna religius, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.

Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, hal inilah yang menuntut pelestarian adat dan budaya harus menjadi tanggung jawab bersama, mengingat nilai-nilai tersebut menjadi salah satu kekayaan budaya Kalteng.

"Saya berharap ritual Tiwah dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur sekaligus memperkuat persatuan, kebersamaan, dan keharmonisan di tengah kehidupan masyarakat," ucapnya.

Baca Juga: Rp10 Miliar Digelontorkan Perbaiki Jalan Sampit–Samuda

Pelestarian budaya ini tentunya harus terus dilakukan supaya nilai-nilai yang ada dalam tradisi ini dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan serta memperkuat identitas daerah di masa mendatang.

"Tentu kami juga mengapresiasi pemerintah daerah, yang selama ini sudah sangat aktif memberi dukungan. Perhatian ini sangat perlu, karena menjadi bagian komitmen bersama," pungkasnya. (sho/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#ritual #budaya #adat #Dayak #tiwah