PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Sekretaris Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Bryan Iskandar mengharapkan adanya langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian fiskal.
Ia menyebutkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2025 kemarin memang menunjukkan kinerja yang baik dengan realisasi mencapai Rp 2,646 Triliun. Hanya saja postur pendapatan daerah ini masih ditopang oleh Pendatan Transfer dari pemerintah pusat.
"Kinerja pendapatan daerah memang sudah bagus, tapi kami tetap mendorong pemerintah punya langkah strategis supaya ke depan soal kemandirian fiskal ini bisa didorong," katanya, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Kotim Cetak 30 Kepala Tukang Bersertifikat, Siap Tingkatkan Kualitas Proyek
Terkait hal tersebuti, pihaknya menyarankan pemerintah menyusun peta jalan atau road map guna meningkatkan kemandirian fiskal daerah secara bertahap, mulai dari intensifikasi pajak daerah, digitalisasi retribusi, serta optimalisasi kinerja BUMD.
"Hal-hal seperti ini perlu didorong, karena tujuaannya untuk mengoptimalkan potensi yang kita punya supaya pengaruhnya terlihat untuk pendapatan daerah," ucapnya.
Di satu sisi, Bryan juga menyoroti total aset pemerintah provinsi yang nilainya mencapai Rp18,859 Triliun. Hal ini tentu harus mendapat perhatian serius dengan melakukan inventarisasi aset berbasis digital.
Baca Juga: Jangan Tunggu Sakit! Dinkes Kotim Gratiskan Cek Kesehatan di Seluruh Puskesmas
Langkah tersebut tentunya tidak hanya soal penataan, akan tetapi juga menjadi salah satu upaya meminimalisir potensi sengketa hukum sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset sebagai sumber pendapatan daerah yang baru.
"Intinya potensi yang ada itu harus dioptimalkan dan jangan sampai ada kebocoran. Kalau bisa dimanfaatkan semua, pasti secara bertahap akan mendorong kemandirian fiskal," pungkasnya. (sho/fm)
Editor : Farid Mahliyannor