PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Hero Harapano Mandouw mempertanyakan kinerja Perusahaan Daerah (Persuda) Banama Tingang Makmur yang belum memperlihatkan kontribusi.
Persuda yang semestinya menjadi sumber pendapatan daerah justru mengalami kerugian. Sepanjang 2025 kemarin kerugian yang terjadi di Perusda ini sebesar Rp352 Juta lebih, dan kerugian sebelum pajak sebesar Rp394 Juta lebih.
"Karena sesuai dengan fungsi pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, harusnya Perusda itu bisa meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pembangian dividen," katanya, Senin (29/6/2026).
Terkait hal tersebut, pihaknya meminta pemerintah daerah melakukan berbagai langkah evaluasi menyeluruh terhadap Perusda yang belum berkontribusi besar terhadap penerimaan pendapatan daerah.
Tentunya evaluasi ini tidak hanya satu atau dua sisi saja, akan tetapi harus mencakup berbagai sektor. Mulai dari kapasitas manajerial direksi Perusda, penyusunan program, serta yang paling penting memastikan tidak adanya pemborosan anggaran.
"Kita inginkan Perusda di Kalteng ini produktif, karena yang diharapkan dari kinerja dan program mereka itu ada hasil untuk pendapatan daerah," ucapnya.
Baca Juga: Transformasi Energi: CNG 3 Kg Resmi Meluncur sebagai Pengganti LPG
Ia mengharapkan pemerintah daerah memerhatikan persoalan ini supaya masalah yang berkaitan dengan kerugian Perusda tidak terus-terusan terjadi dan mendorong langkah perbaiakan.
"Persoalan ini sudah disampaikan oleh kami Fraksi Demokrat melalui rapat paripurna, sehingga diharapkan ada tanggapan dari pemerintah daerah untuk tujuan pembenahan," pungkasnya. (sho/fm)
Editor : Farid Mahliyannor