PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, mendorong pemerintah desa untuk punya inovasi yang kuat dalam membangun daerahnya, terutama untuk mendukung pembangunan secara menyeluruh.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) se-Kalteng Tahun 2026.
"Kalau melihat posisinya, ya desa-desa inikan tidak hanya bagian administratif. Tapi aspek pentingnya itu posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi," katanya, kemarin.
Baca Juga: Mahasiswa Diajak Jadi Mitra Pembangunan, DPRD Kalteng Tekankan Peran Generasi Muda
Tentunya semakin kuat dan mandiri sebuah desa, maka semakin besar pula kontribusinya terhadap percepatan pembangunan daerah, baik itu untuk kabupaten atau bahkan untuk provinsi.
Hal inilah yang mengharuskan pemerintah desa bisa menjadi motor penggerak perubahan melalui pelayanan publik yang baik, tata kelola pemerintahan yang efektif, dan pemanfaatan potensi lokal secara maksimal.
"Pemerintah pusat mendorong pembangunan dari desa bukan tanpa alasan, karena memang desa jadi fondasi utama kemajuan daerah. Begitupun untuk kita di kalteng," ucapnya.
Baca Juga: DPRD Palangka Raya Optimalkan Sosialisasi Perda untuk Dukung Peningkatan PAD
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan berbagai program strategis pemerintah, termasuk upaya menuju Indonesia Emas 2045, membutuhkan dukungan penuh dari para kepala desa sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.
"Ya, kepala desa punya peran strategis memastikan setiap program pemerintah benar-benar terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang nyata," pungkasnya. (sho/fm)
Editor : Farid Mahliyannor