Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Bumitama (BGA Group) Perkuat Kolaborasi Cegah Karhutla di Kalimantan Tengah

Fafan Rinaldy • Senin, 25 Mei 2026 | 20:39 WIB

 

Tim gabungan BGA Group mengikuti Apel Siaga Karhutla 2026 untuk memperkuat koordinasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasional perusahaan.
Tim gabungan BGA Group mengikuti Apel Siaga Karhutla 2026 untuk memperkuat koordinasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasional perusahaan.

 

Menjelang musim kemarau 2026, Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah operasionalnya di Kalimantan Tengah.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi bersama Forkopimcam, BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, hingga tim pemadam kebakaran perusahaan di kawasan Pundu, Kotawaringin, dan Mentaya.

Dengan cakupan operasional seluas 184.000 hektare yang terdiri dari 66 persen kebun inti dan 34 persen kebun plasma, dan mempekerjakan lebih dari 30.000 personel serta ribuan masyarakat sekitar, kesiapsiagaan menghadapi Karhutla menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan sekaligus bersinergi dengan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Petani Sukamara Tanam Dua Jenis Padi Unggul

Oleh karena itu, kegiatan siaga Karhutla yang digelar perusahaan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud penguatan koordinasi lapangan, kesiapan personel, pengecekan sarana pemadaman, hingga peningkatan kapasitas tim tanggap darurat bersama para pemangku kepentingan.

Stabilitas operasional perkebunan menjadi salah satu alasan perusahaan memperkuat mitigasi karhutla. Pada 2025, BGA mencatat produksi sebesar 1,25 juta ton crude palm oil (CPO) dari pengolahan 5,65 juta ton TBS, yang berasal dari 39 persen  kebun inti, 21 persen kebun plasma dan 39 persen petani swadaya, dengan nilai penjualan mencapai Rp19,95 triliun yang seluruhnya diserap pasar dalam negeri.

Baca Juga: PT. Pilar Wanapersada Salurkan Sapi Kurban

Untuk mendukung keberlanjutan operasional tersebut, BGA tidak hanya memperkuat kesiapan internal perusahaan, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pencegahan karhutla melalui program Desa Bebas Api dan pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA), dimana tujuannya untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sekaligus memperkuat kemampuan warga dalam deteksi dini dan penanganan awal kebakaran.

Tim gabungan BGA Group mengikuti Apel Siaga Karhutla 2026
Tim gabungan BGA Group mengikuti Apel Siaga Karhutla 2026

 

Melalui pendekatan tersebut, masyarakat berperan aktif sebagai garda terdepan dalam mencegah karhutla. Keterlibatan MPA dinilai efektif karena melibatkan warga lokal yang memahami kondisi wilayah dan dapat merespons cepat saat muncul potensi titik api.

Di Kalimantan Tengah, tahun ini BGA bekerja sama dengan 12 desa di sekitar wilayah operasional untuk memperkuat pencegahan karhutla berbasis masyarakat.

Baca Juga: Disdik Palangka Raya Jamin SPMB SD 2026 Objektif, Transparan dan Gratis

Kolaborasi ini terus diperluas sebagai komitmen perusahaan dalam membangun kawasan perkebunan dan desa yang lebih tangguh terhadap ancaman kebakaran.

BGA menilai pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat guna menjaga lingkungan serta menciptakan kondisi yang aman dan kondusif selama musim kemarau. (adv/fr)

Editor : Farid Mahliyannor
#apel siaga #musim kemarau #BGA Group #Advetorial #karhutla