Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hilang Dua Hari di Sungai Kapuas, Pencari Ikan Ditemukan Tak Bernyawa

Dodi Abdul Qadir • Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB
Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Roman (41) dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, (22/5).(istimewa/tim SAR)
Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Roman (41) dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, (22/5).(istimewa/tim SAR)

KAPUAS,radarsampit.jawapos.com- Pencarian korban kecelakaan perahu atau man over board di Sungai Kapuas, Desa Anjir Palambang, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, resmi ditutup, Jumat (22/5). Hasilnya, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban atas nama Roman (41) dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian.

Korban yang merupakan warga Desa Muara Dadahup sebelumnya diketahui pergi mencari ikan menggunakan perahu di Sungai Kapuas. Namun, beberapa jam kemudian warga menemukan perahu korban tanpa keberadaan pemiliknya. Korban diduga terjatuh dari perahu hingga akhirnya dilakukan operasi pencarian.

Operasi SAR hari kedua dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan memperluas sektor pencarian di sepanjang aliran sungai. Setelah melakukan penyisiran intensif selama beberapa jam, tim akhirnya berhasil menemukan korban.

Koordinator Lapangan Basarnas, Indra, mengatakan korban ditemukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang melihat tubuh korban mengapung di sungai.

“Pada pukul 15.57 WIB, Tim SAR Gabungan mendapatkan laporan dari masyarakat yang melihat korban mengapung sejauh 6 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” ungkapnya.

Baca Juga: 3 Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan Meninggal Dunia

Dengan ditemukannya korban tenggelam itu, operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur gabungan resmi dihentikan. Keberhasilan pencarian tersebut merupakan hasil kerja sama lintas instansi dan masyarakat yang terlibat langsung dalam operasi.

Tim SAR gabungan yang terlibat di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Koramil Pulau Petak, Koramil Kapuas Murung, Polsek Kapuas Murung, Polsek Pulau Petak, BPBD Kabupaten Kapuas, Damkar Kabupaten Barito Kuala, Pemerintah Desa Kapuas Murung, BST (Basarang Special Team) Kabupaten Kapuas, Balakar 545 Kapuas, ORARI Kabupaten Kapuas, serta masyarakat sekitar.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, yang memantau langsung jalannya operasi, mengapresiasi kerja keras seluruh tim SAR gabungan hingga korban berhasil ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR terhadap kecelakaan sampan di Sungai Kapuas dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” imbuh Alit.(daq/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#sungai kapuas #Kabupaten Kapuas #tenggelam #tim sar #kecelakaan