SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai memperkuat basis konsolidasinya hingga tingkat desa. Hal itu sebagai langkah menjaga soliditas kader sekaligus memperkuat pengaruh politik partai menjelang berbagai agenda politik ke depan.
Penguatan struktur tersebut dilakukan melalui pembenahan kepengurusan di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ranting desa, agar mesin partai tetap aktif bergerak dan mampu menjangkau persoalan masyarakat hingga ke pelosok.
Ketua DPC PDIP Kotim Halikinnor mengatakan, penguatan organisasi diperlukan karena masih terdapat sejumlah posisi kepengurusan yang kosong maupun perlu penyegaran agar roda partai berjalan optimal.
“Ini kita konsolidasi partai, sekaligus musyawarah anak cabang. Jadi dari pengurus anak cabang, khususnya di kecamatan sampai ranting, nanti ada yang penyegaran. Ada yang mungkin meninggal dunia, sehingga posisinya harus diisi, supaya kepengurusan lengkap dan bisa bergerak,” ujarnya, di sela mengawali musyawarah, Rabu (20/5).
Baca Juga: Cegah Jual Beli Jabatan, Halikinnor Keluarkan Surat Edaran dengan Tembusan KPK
Menurutnya, kader partai di tingkat desa dan kecamatan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menyerap persoalan masyarakat sekaligus menjembatani aspirasi warga kepada partai.
“Kegiatan ini dalam rangka konsolidasi partai sekaligus menetapkan pengurus anak cabang di kecamatan-kecamatan dan di ranting-ranting. Baik yang terpilih kembali maupun yang baru,” pungkas Halikinnor.
Ia berharap, seluruh kader dapat menjadi kepanjangan tangan partai dalam menyampaikan kondisi riil di masyarakat, sehingga persoalan yang muncul dapat diperjuangkan melalui jalur legislatif maupun pemerintah daerah.
“Harapan kita mereka menjadi kepanjangan tangan partai untuk menyampaikan informasi dan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. Sehingga melalui fraksi kita di DPRD, persoalan itu bisa disalurkan dan dicarikan solusi bersama pemerintah,” pungkas Halikinnor. (ang/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama