PULANG PISAU,radarsampitjawapos.com- Kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar Kepolisian Republik Indonesia, yang dipusatkan di Sumatera Selatan dan dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo, turut diikuti Polda seluruh Indonesia, termasuk Polda Kalteng, Sabtu (7/3).
Di Kalimantan Tengah, kegiatan tanam jagung dipusatkan di kawasan perkebunan PT Menteng Kencana Mas (MKM) di Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (pulpis), dengan luas tanam mencapai 128 hektare. Turut dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, dan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan jajaran, serta unsur TNI.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri mendukung agenda strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan.
“Beberapa hari lalu saya melaporkan kepada Bapak Presiden tentang rencana kegiatan ini. Saya menanyakan apakah program ini tetap dilanjutkan, dan beliau memerintahkan agar tetap dilaksanakan. Ini menjadi amanah yang harus kita jalankan dengan sungguh-sungguh,” ujar Kapolri dalam arahannya secara virtual.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan, program tanam jagung serentak ini tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional.
“Kebutuhan pangan nasional, khususnya jagung, terus meningkat seiring berbagai program strategis pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar,” ujarnya.
Agustiar Sabran pun menyambut baik sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam memperkuat ketahanan pangan.Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Program penanaman jagung ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan perkebunan. Agustiar juga menekankan, melalui kegiatan tanam jagung serentak ini, pemerintah dan aparat kepolisian berharap produksi jagung nasional dapat meningkat secara signifikan.
Selain mendukung program swasembada pangan, peningkatan produksi jagung juga diyakini dapat membantu menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
“Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha di Kalteng, diharapkan dapat menjadi salah satu daerah yang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,”imbuh Agustiar.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan turut menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah mendukung program tersebut dengan membuka akses lahannya untuk kegiatan tanam jagung.
“Kerja sama dengan dunia usaha seperti ini merupakan contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi langsung dalam memperkuat kedaulatan pangan daerah,”ungkapnya.
Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari inovasi Polda Kalteng dalam mendukung target swasembada pangan nasional pada 2026.Selain memanfaatkan lahan yang ada, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat di sekitar kawasan perkebunan.
Iwan Kurniawan menambahkan, pihaknya akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah Kalteng.
“Polda Kalteng berkomitmen merangkul lebih banyak pelaku usaha agar ikut berpartisipasi dalam program serupa. Kami juga mendukung pengamanan jalur distribusi, koordinasi lintas sektor, serta penggerakan potensi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama