Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ular Tedung Membuat Panik Penghuni Kos di Palangka Raya

Dodi Abdul Qadir • Senin, 2 Maret 2026 | 21:20 WIB

Seekor Ular Tedung sepanjang 60 sentimeter, saat ditangkap tim rescue damkar palangka raya dari sebuah kos
Seekor Ular Tedung sepanjang 60 sentimeter, saat ditangkap tim rescue damkar palangka raya dari sebuah kos

PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Seekor ular berbisa jenis tedung atau kerap disebut warga sebagai Hanjaliwan dan tadung, membuat geger penghuni rumah kos di Jalan Bukit Raya Gang 2, Kota Palangka Raya, Minggu (1/3/2026).

Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menyampaikan, peristiwa itu terjadi saat seorang penghuni kos hendak masuk ke kamar pada pagi hari. Tanpa diduga, melihat seekor ular menjalar tepat di depan pintu kamar yang ditempatinya. Belum sempat berbuat banyak, ular tersebut langsung bersembunyi di balik keset kaki yang tergeletak di depan pintu.

Sontak penghuni kos tersebut panik. Ia tak berani mengambil risiko untuk menangani sendiri reptil berbisa itu. Apalagi, berdasarkan ciri-ciri yang terlihat, ular tersebut diduga jenis tedung yang dikenal memiliki bisa berbahaya. Demi keselamatan, laporan segera disampaikan ke Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya.

“Betul kami mendapatkan dan menerima laporan adanya ular berbisa masuk area kos.Begitu menerima laporan dari warga, tim langsung bergerak menuju lokasi berdasarkan alamat dan share lokasi yang diberikan pelapor,” ujar Sucipto,Senin (2/3).

Sesampainya di lokasi,dengan perlengkapan standar penanganan satwa liar, petugas melakukan evakuasi secara hati-hati. Mengingat jenis ular tersebut sangat berbisa, setiap langkah dilakukan dengan penuh kewaspadaan.

Setelah keset diangkat perlahan, benar saja, ular sepanjang kurang lebih 60 sentimeter dengan diameter sebesar jari kelingking orang dewasa itu melingkar di bawahnya. Ular berwarna gelap tersebut sempat melakukan perlawanan kecil, namun berhasil dijinakkan menggunakan alat penjepit khusus.

“Proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali. Ular langsung kami amankan ke dalam karung untuk selanjutnya dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman warga,” ungkap Sucipto.

Pihaknya pun mengimbau warga agar tetap waspada terhadap keberadaan satwa liar di sekitar rumah, terutama di area lembap dan tertutup seperti tumpukan barang, bawah keset, maupun sela-sela bangunan.

“Jika menemukan hewan liar berbahaya, jangan ditangani sendiri. Segera laporkan agar bisa ditangani petugas. Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya terus bersiaga menghadapi berbagai laporan darurat, mulai dari kebakaran hingga penanganan hewan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan warga,”pungkas Sucipto.(daq/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Tim Rescue Damkar #Kewaspadaan #kota palangka raya #Hanjalipan