Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kemunculan Kabut di Pangkalan Bun Batasi Pandangan

Koko Sulistyo • Jumat, 26 Desember 2025 | 23:15 WIB
Kabut embun menutupi jarak pandang di sekitar Kota Pangkalan Bun,Jumat (26/12).
Kabut embun menutupi jarak pandang di sekitar Kota Pangkalan Bun,Jumat (26/12).

PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com- Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sejak beberapa hari terakhir diselimuti kabut tebal. Kabut embun mulai muncul pada dinihari hingga pagi hari.

Fenomena tersebut menjadi perbincangan hangat di tengah warga, lantaran mereka mengaku kesulitan saat berkendara, mengingat jarak pandang sangat terbatas. Kabut embun tebal juga jarang terjadi di perkotaan dan dataran rendah, sehingga warga banyak mengira kabut itu akibat asap terbakarnya hutan dan lahan.

"Kabut tebal dengan jarak pandang tidak lebih dari 10 meter terjadi kemarin (25/12). Kalau hari ini mulai berkurang, tetapi masih ada tadi pagi," kata Usman, salah satu warga Kelurahan Madurejo, Jumat (26/12).

Menurut pria yang setiap dini hari berdagang ke pasar ini, kabut tebal mulai turun sejak pukul 03.00 WIB. Tebalnya kabut embun hingga membuat kaca helm yang dikenakannya menjadi buram.

Sementara itu, Prakirawan ( Forcaster On Duty) Stasiun Meteorologi (Stamet) Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Ibnu Ismantoro mengatakan, kabut yang terjadi merupakan kondisi umum yang terjadi akibat hujan (siang-sore), sehingga membuat kondisi permukaan yang basah dan lembab.

"Kelembaban yang tinggi serta tutupan awan yang banyak pada malam hari membuat kandungan uap air yang ada menjadi tertahan di permukaan," terangnya.

Ia menjelaskan, kabut itu bisa bertahan hingga pukul 08.00 WIB. Berdasarkan data pengamatan Stasiun Meteorologi Iskandar, kondisi angin yang lemah serta kurangnya radiasi matahari yang masuk kepermukaan akibat tutupan awan yang tebal membuat inversi suhu terjadi dan proses penguapan berjalan lambat.

"Kondisi tersebut membuat kabut masih bertahan yang mengakibatkan pada penurunan jarak pandang," pungkas Ibnu. (tyo/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#kabut tebal #Kotawaringin Barat (Kobar) #embun #Pangkalan Bun