Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dua Ular Piton Teror Warga di Palangka Raya saat Akhir Pekan

Dodi Abdul Qadir • Minggu, 30 November 2025 | 22:10 WIB
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya menangkap seekor Ular Piton di salah satu kediaman warga di sebuah kos-kosan di Jalan Bukit Raya XIII, Sabtu (29/11)
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya menangkap seekor Ular Piton di salah satu kediaman warga di sebuah kos-kosan di Jalan Bukit Raya XIII, Sabtu (29/11)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya kembali dibuat sibuk akhir pekan tadi. Kehadiran binatang melata di rumah warga kembali membuat kepanikan. Pada Sabtu (29/11) malam dan Minggu (30/11)  siang, dua ekor ular piton masuk ke pemukiman warga di lokasi berbeda.

Lokasi pertama, di Jalan Bukit Raya XIII seekor Ular Piton sepanjang 2 meter masuk kamar kecil sebuah rumah kos. Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya Sucipto mengungkapkan, tim  harus berjibaku menangkap ular itu, lantaran sebagian tubuh ular masuk ke pipa paralon saluran pembuangan air yang menuju area belakang rumah, yang dipenuhi semak.

Setelah tarik-menarik cukup melelahkan, ular berdiameter sekitar 1,5 inci itu akhirnya berhasil dievakuasi, dimasukkan ke dalam karung, untuk dilepasliarkan ke kawasan yang aman dan jauh dari permukiman warga.

Kemudian Minggu (30/11) siang, di  salah satu rumah warga di Jalan Talenta, G.Obos, seekor Ular Piton sepanjang  3 meter lebar 4 inci ditemukan bertengger di rak gelas dan piring. Peristiwa ini diketahui saat penghuni rumah hendak ke kamar kecil dan melihat ular itu berdiam di rak dapur. Bagian perutnya tampak membesar, diduga setelah memangsa tikus.

“Kondisi piton yang tampak kekenyangan memudahkan proses evakuasi. Tim yang tiba di lokasi langsung mengamankan ular tersebut untuk kemudian dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari rumah warga,” papar Sucipto.

Pihaknya pun menghimbau kepada warga agar selalu waspada dengan kehadiran hewan liar, terutama di wilayah yang dekat semak-semak atau saluran air.

“Peningkatan aktivitas ular biasanya terjadi saat curah hujan tinggi dan hewan-hewan untuk mangsanya mulai masuk ke area pemukiman,” pungkas Sucipto. (daq/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#PALANGKA RAYA #tim rescue damkar palangka raya #akhir pekan #teror ular