Relly Sudarji menyampaikan, proses pembukaan lahan menggunakan alat berat jenis Jhonder. Sementara pemupukan menggunakan pupuk padat (solid) guna menjaga kesuburan tanah.
“Lahan yang terletak di wilayah Antang Patahu, Desa Bangkal ini memiliki kondisi geografis yang mendukung pertumbuhan tanaman jagung, dan diperkirakan mulai panen pada Februari 2026 mendatang,” ujarnya.
Diharapkannya, penanaman jagung ini dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjadi langkah kecil untuk menjaga ketersediaan pangan di Seruyan.
“Diharapkan pula, kegiatan ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif secara berkelanjutan,” pungkas Relly Sudarji. (rdw/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama