PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com - Kemunculan binatang melata berbahaya lagi-lagi terjadi di wilayah pemukiman warga di Kota palangka Raya. Dua peristiwa terjadi di Jalan Menteng, seekor ular piton dengan panjang tiga meter muncul dan sempat memangsa dua ekor ternak warga sekitar.
Kemudian di Jalan Kinibalu, seekor ular piton sepanjang dua meter ditemukan bersembunyi di plafon rumah warga. Beruntung, respon cepat tim Rescue Damkar setempat berhasil menangkap ular itu dan langsung dibawa untuk dilepasliarkan jauh dari pemukiman warga.
Koordinator Tim Rescue Damkar kota Palangka Raya Sucipto mengungkapkan, semakin seringnya kemunculan ular berbahaya di kawasan pemukiman diduga lantaran ekosistem makanan rusak dan banyaknya kawasan telah menjadi pemukiman.
” Terbukti, dua ular dalam waktu berdekatan berhasil ditangkap. Satu makan ternak warga, satunya diamankan berada di flapon rumah warga. Semua masuk pemukiman,” ujarnya, Selasa (6/5/2025).
Sucipto menjelaskan, evakuasi pertama tim Rescue Damkar menindaklanjuti laporan ular piton sepanjang tiga meter masuk kandang ayam milik warga di Jalan Menteng dan memangsa ayam. Pihaknya membutuhkan waktu 30 menit untuk mengevakuasi binatang tersebut.
Kemudian, tim menindak lanjuti laporan ular piton masuk ke rumah warga Jalan Kini Balu. Setelah ditangkap ternyata panjang ular piton dua meter. Ular itu diketahui saat pemilik rumah mendengar ada sesuatu jatuh dari atas atap. Dalam waktu 45 menit ular tersebut akhirnya bisa dievakuasi, meski sebelumnya sempat melawan.
Sucipto tetap mengingatkan warga untuk ekstra hati-hati jika menemukan ular,apalagi ular berbisa dan mematikan. Diharapkannya warga segera menghubungi tim Damkar menangani kehadiran binatang tersebut.
“Segera hubungi pihak yang berpengalaman, jangan sampai malah nyawa melayang karena menangani ular berbahaya," pungkasnya.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama