PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com - Dugaan korsleting listrik sering dianggap menjadi pemicu kebakaran di Palangka Raya selama bulan April 2025.Hal ini diungkapkan Koordinator Call Center 112 Damkar Palangka Raya Sucipto .
"Sepanjang Bulan April ,Kota Palangka Raya telah dilanda setidaknya empat peristiwa kebakaran, hingga Kamisi (17/4)," ungkapnya.
Diuraikannya, berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya mencatat dari empat kejadian , tiga di antaranya disebabkan oleh korsleting listrik.
Sucipto menyebutkan, kejadian pertama kebakaran kandang kambing di Jalan Lele V pada 12 April, yang menghanguskan kandang milik Eko (45). Kejadian kedua kebakaran ruko dua pintu di Jalan G Obos pada 15 April, yang mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah bagi pemiliknya, Marliana dan Zainal.
Kejadian ketiga yang terbaru, adalah kebakaran barak delapan pintu di Jalan Gloria,Kelurahan Bukit Batu pada 16 April, mengakibatkan kerugian mencapai Rp500 juta bagi pemiliknya, Jhon Kurniawan.
Menurut Sucipto, diantara empat kejadian,yang paling menarik perhatian adalah dugaan sabotase pembakaran rumah di Jalan RTA Milono pada 13 April. Peristiwa ini di rumah milik anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka Raya.Untungnya, api hanya menghanguskan kasur dan tidak merambat ke bagian rumah lainnya. Terkait insiden tersebut,kepolisian masih menyelidikinya secara intensif.
"Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama rumah-rumah lama dengan kabel yang sudah usang, guna mencegah terjadinya korsleting listrik.Kejadian-kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pencegahan kebakaran di masyarakat,”pungkasnya. (sbn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama