PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani, mengajak kepada seluruh murid di sekolah, untuk menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dalam kehidupan sehari-hari. Baik ketika di rumah maupun di sekolah.
Dirinya berpesan, pentingnya mengintegrasikan kebiasaan-kebiasaan positif ini untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal bagi anak-anak. Tujuh kebiasaan tersebut meliputi: bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
“Dengan membiasakan diri melakukan hal-hal positif ini, kami berharap dapat membentuk karakter anak-anak yang sehat, cerdas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujar Jayani, Rabu (19/2/2025).
Dipaparkan Jayani, kebiasaan bangun pagi diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, sementara beribadah menjadi sarana untuk membentuk karakter moral yang baik. Berolahraga juga penting untuk menjaga kebugaran tubuh, sedangkan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi akan mendukung daya pikir dan tubuh yang kuat.
Selain itu lanjutnya, kebiasaan gemar belajar diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk terus meningkatkan kemampuan akademis. Sementara kebiasaan bermasyarakat mengajarkan peserta didik untuk peduli dan berperan aktif dalam lingkungan sosial. Terakhir, tidur cepat adalah kunci untuk menjaga kesehatan tubuh agar dapat beraktivitas dengan penuh energi keesokan harinya.
“Dengan penerapan kebiasaan ini, diharapkan generasi muda Kota Palangka Raya dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas, namun juga sehat dan berkarakter,” papar Jayani.
Ditegaskannya pula, Disdik Palangka Raya juga menunjukkan komitmen yang tinggi dalam peningkatan kualitas pendidikan di wilayahnya. Langkah itu untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, yang merupakan prioritas utama dalam rangka menciptakan generasi yang berkualitas dan siap bersaing di masa depan.
Meski begitu lanjut Jayani, tetap menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, guru, murid, dan orang tua dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik. Ia menegaskan, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas atau kurikulum, tetapi juga oleh budaya belajar yang kuat dan kesadaran bersama untuk selalu berinovasi.
“Peningkatan kualitas pendidikan harus menjadi tanggung jawab kita semua. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong semua pihak terkait untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi murid,”pungkas Jayani.
Ia menambahkan, pendidikan yang berkualitas bukan hanya menghasilkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga mencetak generasi yang memiliki karakter dan kemampuan sosial yang baik. Dirinya berharap, dengan komitmen bersama ini, Kota Palangka Raya dapat menjadi contoh dalam dunia pendidikan di Indonesia. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama