PANGKALAN BUN– Dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto, kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendorong desa-desa untuk menggali potensi pangan lokal.
Hal itu bertujuan agar bahan baku makanan untuk program MBG dapat diperoleh dari dalam desa masing-masing, sehingga kemandirian pangan dapat terwujud.
Seperti dikatakan anggota Komisi B DPRD Kobar Mardiansyah, dalam acara peringatan Isra Mikraj di Desa Mulya Jadi, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kamis (30/1) malam, bahwa partisipasi masyarakat desa dalam menyediakan bahan pangan lokal sangat penting. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan potensi pertanian, peternakan, dan perikanan yang ada di desa mereka.
Dinyatakannya, sebagai bentuk dukungan konkret, DPRD Kobar akan melakukan monitoring ke beberapa desa untuk mengidentifikasi potensi pangan yang dapat dikembangkan. Temuan dari hasil monitoring ini nantinya akan dijadikan sebagai dasar penyusunan program kerja DPRD serta rekomendasi kepada pemerintah daerah agar kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.
"Kami mendukung penuh program MBG Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, kami berharap semua desa, terutama di Kobar, bisa menggali dan memanfaatkan potensi yang ada. Dengan demikian, bahan baku makanan MBG dapat diperoleh langsung dari desa masing-masing, tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah," ujar Mardiansyah.
Menurutnya, keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi dari semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, DPRD, serta masyarakat desa. Dengan adanya kerja sama yang baik, program MBG dan upaya menuju swasembada pangan dapat terwujud dengan lebih mudah.
Mardiansyah optimistis, bahwa setiap desa di Kobar mampu mengembangkan potensi pangannya sendiri. Sehingga bukan hanya program MBG yang akan berjalan lancar, tetapi juga ketahanan pangan daerah akan semakin kuat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menyukseskan program ini demi kesejahteraan bersama.(sam/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama