Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Evakuasi Satu ODGJ ke RSJ Kalawa Atei Diwarnai Perlawanan

Dodi Abdul Qadir • Senin, 23 Desember 2024 | 06:00 WIB

MELAWAN: Tim gabungan instansi terkait Pemkot Palangka Raya saat berupaya mengevakuasi satu ODGJ, Minggu (22/12/2024).
MELAWAN: Tim gabungan instansi terkait Pemkot Palangka Raya saat berupaya mengevakuasi satu ODGJ, Minggu (22/12/2024).
PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com - Pria bernama Dawi (32), terpaksa dirujuk ke rumah sakit jiwa Kalawa Atei, Palangka Raya. Betapa tidak, warga Jalan A Yani Flamboyan Bawah itu kerap kali meresahkan tetangga dan keluarganya.

Pada Minggu siang (22/12), dirinya pun terpaksa dievakuasi tim Damkar Palangka Raya bersama tim dinas kesehatan (dinkes) dan Satpol PP setempat atas persetujuan pihak keluarga.

Saat evakuasi berlangsung, sempat terjadi ketegangan, karena Dawi melakukan perlawanan dan menolak dirinya dinyatakan sebagai ODGJ. Meskipun akhirnya ia berhasil ditangani dan dirujuk ke RSJ Kalawa Atei.

Koordinator Call Center 112 rescue dan Damkar Palangka Raya Sucipto menerangkan, evakuasi dilakukan sebagai tindak lanjut laporan warga dan dilakukan tim gabungan.”Kita evakuasi ODGJ meresahkan dan sempat melakukan perlawanan serta tidak mau mengakui dirinya ODGJ. Lokasi di Jalan A Yani Flamboyan Bawah dan diantarkan ke RSJ Kalawa Atei,” ujarnya.

Diungkapkannya pula,  berdasarkan dari keterangan ibu kandungnya (54) , pria ini mulai meresahkan setelah pulang dari tempatnya bekerja di areal perkebunan sawit di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), beberapa waktu lalu.

Sucipto melanjutnya, dalam kesehariannya, Dawi sering berbicara sendiri dan terkadang tiba-tiba marah-marah. “Atas hal itu  ibu kandungnya sudah berkoordinasi dengan tetangga juga RT setempat, hingga menangani anaknya. Dia ini anak tertua dari dua bersaudara, dan adik laki-lakinya dalam kondisi sehat dan baik baik saja,” bebernya.

Kemudian tambahnya,atas saran ketua RT dan tetangga agar Dawi dirawat saja ke RSJ Kalawa Atei. Lalu, dengan meminta bantuan ke Call Center 112   akhirnya ditangani untuk diantarkan ke RSJ Kalawa Atei dengan baik dan selamat.

“Perlu waktu satu jam dan dengan cara preventif dan persuasif namun akhirnya tim atas seizin ibu kandungnya, Dawi dievakuasi berdasarkan SOP dan manusiawi,  sehingga keadaan terkendali dan aman,” pungkas Sucipto. (daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Call Center 112 #dinkes #satpol pp #Perlawanan #rsj #PALANGKA RAYA #kota palangka raya #dinas kesehatan #rumah sakit jiwa #evakuasi #parenggean #dievakuasi #orang dengan gangguan jiwa #flamboyan #damkar #kotawaringin timur #ODGJ