Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Banjir Berpotensi Ganggu Proses Pemungutan Suara di Pilkada Lamandau

Ria Mekar Anggreany • Selasa, 26 November 2024 | 06:00 WIB

GELAR APEL: Ratusan personel pengamanan Polres Lamandau, saat bersiap disebar untuk mengamankan TPS-TPS saat pemungutan suara Pilkada Lamandau.
GELAR APEL: Ratusan personel pengamanan Polres Lamandau, saat bersiap disebar untuk mengamankan TPS-TPS saat pemungutan suara Pilkada Lamandau.
NANGA BULIK-radarsampit.jawapos.com - Hujan deras hampir setiap hari mengguyur wilayah Kabupaten Lamandau dalam sepekan terakhir. Situasi itu berpotensi menimbulkan bencana banjir di sejumlah wilayah, terutama pada masa pemungutan dan perhitungan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) nanti.

Selain itu, ujan deras bisa semakin memperparah kondisi jalan atau pun merendam jalan di wilayah pedalaman,  yang dapat menggangu proses distribusi logistik. Bahkan juga ada beberapa lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang mungkin bisa terdampak banjir.

"Tadi ada laporan Banjir di Desa Bintang Mengalih Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau. Dan kita telah menyarankan, jika ada TPS yang berpotensi  terdampak banjir diimbau untuk dipindah ke lokasi yang lebih aman,” ungkap Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono, yang juga turut mengawal kelancaran proses Pilkada Lamandau.

Hal tersebut disampaikannya usai menggelar apel pergeseran pasukan (Serpas) personel Pengamanan TPS Pilkada tahun 2024 yang bertempat di aula Tantya Sudhirajati, Senin (25/11/2024).

Dalam kesempatan itu Bronto Budiyono menekankan beberapa hal yang menjadi perhatian bagi anggota pengamanan TPS, yaitu  mempersiapkan diri, mental maupun fisik, jasmani serta rohani untuk melaksanakan pengamanan.  Agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Lamandau tetap kondusif, dan terkendali. Ditegaskannya, pengamanan di seluruh TPS di Lamandau menjadi tugas yang sangat krusial.

"Kita bukan hanya bertugas untuk menjaga ketertiban, namun juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta memastikan bahwa proses pemilihan berjalan dengan aman dan kondusif, " imbuhnya.

Sementara itu, jumlah anggota yang dikirim untuk pengamanan TPS mencapai ratusan personel. Selain anggota Polres Lamandau, pihaknya juga dibantu oleh unsur TNI dan pasukan tambahan dari Polda Kalteng sebanyak satu peleton.

"Satu anggota bertanggung jawab mengamankan 1 sampai 3 TPS, " tambah Bronto. (mex/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#kamtibmas #potensi banjir #unsur tni #polda kalteng #masyarakat #terdampak banjir #mengganggu #polisi #bencana banjir #polres lamandau #personel #Berpotensi #tempat pemungutan suara (TPS) #pemungutan suara #distribusi logistik #hujan deras #Kabupaten Lamandau #pilkada