Beberapa peristiwa kecelakaan, baik melibatkan pemotor dan mobil atau antara kendaraan roda empat dengan kendaraan roda enam dengan korban jiwa dan luka parah, nampaknya tidak membuat jera pengguna lalulintas di ruas jalan provinsi tersebut.
Beberapa tikungan tajam berbahaya tanpa rambu, seperti di RT 05 Kelurahan Raja Seberang dan tikungan SMK Negeri 4 Kelurahan Mendawai Seberang pun, sering tidak membuat pengemudi mengurangi kecepatan kendaraan.
Seperti baru-baru tadi, kecelakaan terjadi di tikungan SMKN 4, melibatkan 1 unit Toyota Avanza warna putih B 1056 FRQ dengan truk canter warna kuning, hingga membuat dikendarai tersebut mengalami ringsek.
Salah seorang warga Mendawai Seberang Albert yang mengetahui peristiwa itu mengatakan, kecelakaan terjadi akibat pengemudi Toyota Avanza melaju dengan kecepatan tinggi ditikungan tajam SMKN 4 Arut Selatan dari arah Pangkalan Bun.
"Tikungan SMKN 4 Arsel sangat tajam, mobil putih melaju saat itu dan tidak sadar masuk ke lajur kanan," ujarnya, Sabtu (2/11).
Bersamaan dengan itu, dari arah Kotawaringin Lama muncul truk dan lantaran jarak terlalu dekat, maka tabrakan tidak bisa dihindari dengan perkenaan samping depan.
Akibatnya kedua kendaraan mengalami kerusakan terutama mobil yang ringsek parah, begitu pula dengan truk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Menjadi pelajaran agar saat melintas dipermukiman penduduk kurangi kecepatan, di ruas jalan ini ada dua tikungan tajam berbahaya yaitu di setelah jembatan dan di tikungan mendawai seberang ini," pungkasnya. (tyo/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama