Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kalangan DPRD Desak Usut Tuntas Penggelapan Dana Bawaslu Seruyan

M. Rifani Dewantara • Minggu, 13 Oktober 2024 | 07:00 WIB
ilustrasi-penggelapan
ilustrasi-penggelapan

KUALA PEMBUANG- radarsampitjawapos.com-Gemparnya kasus dugaan pengelapan dana Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Seruyan dengan nilai sekitar Rp 1,9 Miliar, jadi sorotan kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Seperti diutarakan anggota DPRD Seruyan Muhammad Yusuf, yang menyatakan kasus ini pun telah menjadi konsumsi di masyarakat, sehingga pihaknya meminta aparat penegak hukum bergerak cepat menangani permasalahan ini. Agar terang benderang dan ada kepastian penegakkan hukum.

Ia menegaskan, adanya kasus penggelapan dana Bawaslu ini tidak bisa dianggap remeh,  pasalnya nominal yang diduga digelapkan itu cukup fantastis. Dirinya pun turut menyayangkan lantaran  anggaran yang seharusnya digunakan untuk pengawasan pemilu dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi malah digunakan untuk kepentingan lain, bahkan disalah gunakan oleh oknum terduga pelaku.

“Saya cukup prihatin terhadap masalah ini, dan saya menilai ini sejarah terburuk untuk Bawaslu Kabupaten Seruyan, mengingat sudah mendekati pelaksanaan kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada),” kata Muhammad Yusuf, kepada awak media di Seruyan, baru-baru tadi.

Selain itu, dirinya meminta agar peristiwa ini jadi pelajaran untuk semua pihak khususnya Bawaslu Kabupaten Seruyan, agar lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan anggaran dana hibah yang diberikan pemerintah.

Kemudian tegasnya,  karena ini menyangkut keuangan negara, jika tidak teliti dan tidak berhati-hati tentunya bisa berimbas kepada permasalahan hukum yang lebih serius.

“Karena permasalahan ini sudah menjadi atensi di kalangan masyarakat Seruyan, saya minta aparat penegak hukum cepat bertindak menanganinya,” tandas Muhammad Yusuf. (rdw/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#kasus #Permasalahan #DPRD Seruyan #pengawasan #pemilihan kepala daerah #keuangan negara #ATENSI #prihatin #sejarah terburuk #penggelapan #kabupaten seruyan #aparat penegak hukum #BAWASLU #Kontestasi #anggaran #fantastis #pilkada #Hibah