SAMPIT -radarsampitjawapos.com-Baru-baru tadi, puluhan petugas pemadam kebakaran bergegas mengambil sejumlah peralatannya naik ke mobil damkar. Pasalnya, ada laporan tentang terjadinya kebakaran Jalan Samekto, Kecamatan Baamang, Sampit.
Dalam informasi tersebut, dua buah rumah terbakar hebat dilalap api. Suara sirine pun dihidupkan menandakan terjadinya peristiwa di Sampit. Di samping itu, mobil petugas kepolisian ikut melaju mengarah ke lokasi.
Namun, saat tiba di lokasi, tidak ada sedikit pun asap yang mengepul ke langit siang itu, apalagi rumah yang terbakar. Saat dicek, ternyata, informasi yang dilaporkan oleh warga tersebut merupakan video sejak satu tahun lalu.
”Saat itu saya ada meneruskan laporan warga ke group berupa video. Bahwa di Jalan Samekto terjadi kebakaran. Ternyata itu video lama,” kata seorang relawan damkar.
Mengetahui informasi itu hoax, puluhan petugas damkar dengan seragam lengkap itu pun akhirnya kembali ke markasnya sembari mengelus dadanya akibat isu tidak benar tersebut dan telah direpotkan. Termasuk mobil patroli polisi.
”Setelah tahu itu hoax, saya langsung hapus postingan saya di group WhatsApp. Saya juga minta maaf atas keteledoran saya karena tidak menyaring terlebih dahulu laporan warga tersebut,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Baamang AKP M Romadhon meminta agar warga berhati-hati menyebarkan sebuah informasi. Apalagi, informasi tersebut merupakan hoax.
”Setiap laporan pasti akan kami tindaklanjuti. Namun, warga masyarakat juga diminta untuk menyaring lebih dahulu informasi yang diterima sebelum disebarkan kembali,”tegasnya. (sir/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama