KUALA KURUN – Di tahun anggaran 2024, pagu dana desa (DD) untuk 114 desa yang ada di Kabupaten Gunung Mas, Kalteng mencapai Rp92,9 miliar. Besaran DD tersebut mengalami peningkatan, jika dibandingkan tahun anggaran 2023 lalu.
”Pagu DD tahun anggaran 2023 yakni 91,9 miliar, dan tahun 2024 naik menjadi Rp92,9 miliar. Artinya ada naik Rp1 miliar,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gunung Mas Yulius, Rabu (17/1/2024).
Dia menjelaskan, besaran DD tahun anggaran 2024 tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (PMK RI) Nomor 146 tahun 2023 tentang Pengalokasian DD Setiap Desa, Penyaluran dan Penggunaan DD Tahun Anggaran 2024.
”Pada peraturan tersebut, besaran jumlah dana desa yang diterima setiap desa berbeda, itu tergantung sejumlah kriteria yang telah ditentukan pemerintah,” tuturnya.
Secara umum lanjut dia, desa di Kabupaten Gumas mendapatkan DD dengan jumlah berbeda-beda, yang berkisar Rp600 juta hingga Rp1 miliar. Desa Bereng Jun, Kecamatan Manuhing merupakan desa yang menerima DD terbesar pada tahun 2024, yakni Rp1,1 miliar.
”Kalau menerima DD paling kecil adalah Desa Talangkah, Kecamatan Rungan sebesar Rp605 juta,” ujar Yulius.
Dia juga menuturkan, DD merupakan anggaran yang berasal dari pemerintah pusat. Di samping itu, setiap desa juga menerima kuncuran Alokasi Dana Desa (ADD) yang berasal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas. Besarannya untuk setiap desa belum bisa diumumkan, karena dalam proses penetapan Peraturan Bupati (Perbup) Gumas terkait ADD tahun anggaran 2024.
”Sekarang ini, prosesnya sudah sampai biro hukum provinsi. Setelah itu, akan diajukan lagi ke DPMD Provinsi untuk dilakukan evaluasi dan fasilitasi. Semoga semua berjalan lancar,” tandasnya. (arm/gus)
Editor : Slamet Harmoko