SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Seorang petugas keamanan perusahaan bernama Eko Wiswinto menjadi korban penganiayaan saat mengejar terduga pencuri kelapa sawit.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Selasa (27/10/2026) sore lalu.
Eko mulanya mengejar terduga pelaku hingga ke area permukiman warga. Setibanya di lokasi, seorang pria bernama Oman memanggil Eko masuk ke sebuah rumah, namun situasi justru berujung pada penyerangan fisik.
Baca Juga: Tugu Soekarno hingga Kantor DPRD Kalteng Disengketakan, Hakim Periksa Langsung Lokasi
Korban sempat ditangkis dari serangan senjata tajam oleh salah satu pelaku. Rekan korban bernama Rivaldo bersama Oman sempat mencoba melerai pertikaian tersebut.
"Saat itu korban berhasil menangkis. Melihat itu, saksi bernama Rivaldo, teman korban, dan Oman melerai peristiwa tersebut," ujar Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Sugiharso.
Eko dan rekannya kemudian meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Namun, mereka kembali diserang saat berada tidak jauh dari rumah tersebut.
Baca Juga: Praperadilan Elis di PN Sampit Memanas, Ahli Polda Kalteng Diingatkan Harus Netral
"Saat itu korban yang tidak jauh dari rumah tersebut mendapatkan lemparan botol kaca dan mengakibatkan luka di bagian kepalanya," tambah Sugiharso.
Saat ini, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Penyidik masih mendalami peran tiga orang yang berada di lokasi kejadian untuk memastikan siapa pelaku utama penganiayaan.
"Pelakunya belum diamankan. Siapa yang melempar korban, ini belum tahu karena ada tiga orang yang berada di TKP. Makanya masih kami lidik," tegasnya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor