BARABAI, Radarsampit.jawapos.com – Aksi dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di sebuah toko rokok di wilayah Binjai Pirua, Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (28/8/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat warga sekitar sedang melaksanakan salat Jumat.
Aksi diduga dilakukan dua pria dan terekam kamera CCTV. Rekamannya kemudian beredar dan memperlihatkan detik-detik salah satu terduga pelaku masuk ke dalam toko.
Baca Juga: MAUT DI KANDANG AYAM: Perantau asal Wonosobo Ditemukan Tewas Tergantung di Sebabi!
Masuk Pakai Helm, Ancam Penjaga dengan Sajam
Dalam rekaman CCTV, seorang pria terlihat mengenakan helm putih dan jaket biru. Ia masuk ke dalam toko kemudian diduga mengancam penjaga menggunakan senjata tajam.
Setelah menguasai situasi, terduga pelaku mengambil uang yang berada di dalam laci toko.
Ia juga sempat mencoba mengambil handphone milik pemilik toko. Namun, handphone tersebut terjatuh sehingga urung dibawa kabur.
Informasi yang dihimpun, uang yang berhasil dibawa terduga pelaku diperkirakan sekitar Rp2 juta.
Sementara itu, seorang pria lainnya yang diduga terlibat dalam aksi tersebut terlihat masuk ke bagian rumah.
Baca Juga: Ngebut, Dua Pemotor Meregang Nyawa di Jalan Iskandar Pangkalan Bun
Polisi Dalami Rekaman CCTV
Kasubsi PIDM Humas Polres HST Aiptu M Husaini membenarkan adanya laporan terkait dugaan curas tersebut.
Menurutnya, korban telah melaporkan kejadian itu ke Polsek LAU. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para terduga pelaku.
“Dugaan TP Curas (pencurian dengan kekerasan) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” ujar Husaini, Minggu (30/8/2026).
Polisi masih mendalami keterangan korban serta sejumlah bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Rekaman CCTV menjadi salah satu bahan yang diperiksa untuk mengungkap rangkaian aksi dan identitas terduga pelaku.
Hingga Minggu (30/8/2026), belum ada terduga pelaku yang diamankan. Polisi masih memburu dan mendalami keberadaan kedua pria yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor