PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Pelarian pemuda berinisial EDL, 19, akhirnya terhenti di sebuah tempat kos di kawasan Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Jumat (26/6). Warga Palangka Raya itu dibekuk anggota Polsek Pahandut setelah diduga mencuri sepeda motor.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, kasus tersebut berawal dari laporan kehilangan sepeda motor yang terjadi di Jalan Urip Sumoharjo Nomor 18, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.
"Pelaku merupakan seorang laki-laki berinisial EDL berusia 19 tahun, warga Palangka Raya. Yang bersangkutan berhasil kami amankan di tempat kosnya yang berada di kawasan Kelurahan Langkai," ujarnya,Minggu (28/).
Iyudi membeberkan, peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (25/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Sebelumnya, pada Rabu malam (24/6) sekitar pukul 23.00 WIB, korban sempat keluar rumah menggunakan sepeda motor Honda Sonic 150 R warna merah hitam untuk membeli susu dan popok anak di warung.
Baca Juga: Anggota Polsek Pahandut Hati-Hati Amankan ODGJ di Pemukiman
Sepulang dari warung, korban memarkirkan motornya di halaman depan rumah. Namun, korban lupa mengunci stang kendaraan tersebut. Saat hendak mengambil helm beberapa jam kemudian, korban mendapati sepeda motornya telah hilang. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Pahandut.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Dari pemeriksaan awal diketahui, EDL memanfaatkan kelalaian korban yang tidak mengunci stang sepeda motor. Pelaku kemudian mendorong motor ke lokasi yang sepi sebelum membawanya kabur.
Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit Honda Sonic 150 R warna merah hitam, kunci sepeda motor, serta surat-surat resmi kendaraan.
Kini EDL telah ditahan di Polsek Pahandut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Dia dijerat dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (1) huruf e KUHP.
Iyudi Hartanto menegaskan, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut. Polisi mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian kendaraan bermotor di lokasi lain di Kota Palangka Raya.
"Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mencari tahu apakah ada keterlibatan pelaku di TKP lainnya di wilayah Palangka Raya," pungkasnya.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama