SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Rasa takut masih membekas di benak Gina (19), warga Jalan DI Panjaitan, Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, setelah rumahnya menjadi sasaran aksi teror ketuk pintu oleh orang tak dikenal pada Selasa (16/6) dini hari.
Saat ditemui, Gina menunjukkan pintu rumah yang menjadi sasaran ketukan misterius tersebut. Ia mengaku hingga kini masih dihantui rasa cemas, terlebih saat malam hari dan harus berada seorang diri di rumah.
Perempuan muda itu menceritakan, suara ketukan terdengar cukup jelas dari arah pintu depan ketika situasi lingkungan sedang sepi. Karena diliputi rasa takut, ia memilih tetap berada di dalam rumah dan tidak berani membuka pintu.
"Saya takut. Khawatir kalau orang itu memang punya niat jahat," ujar Gina, Selasa (23/6/2026)
Untuk mengantisipasi hal itu terulang kembali di kemudian hari, saat ini Gina menghubungi orang tuanya agar segera memasang sejumlah alat pengaman seperti kamera pengawas (CCTV) hingga menempatkan satu pihak keluarga untuk menemaninya di rumah.
"Alhamdulillah saat ini saya ditemani oleh abang saya di rumah. Mungkin dalam waktu dekat ini orang tua kami juga berencana akan memasang kamera pengawas," ucap Gina.
Sementara, aksi teror ketuk pintu ini telah menambah panjang daftar keresahan warga setempat. Pasalnya, aksi ketuk pintu ini kerap terjadi diduga bukan sekadar ulah iseng, melainkan berkaitan dengan upaya pelaku kejahatan untuk mengincar rumah maupun kendaraan milik warga.
Sebelumnya, warga juga mengaku sempat menggagalkan dua pria berpakaian serba hitam yang diduga hendak mencuri sepeda motor di kawasan tersebut. Kondisi itu membuat masyarakat semakin waspada dan berharap aparat Kepolisian segera mengungkap pelaku yang selama ini meresahkan.
Warga mengimbau masyarakat agar tidak mudah membuka pintu ketika ada orang yang mengetuk pada malam hari, terutama jika identitas tamu tidak diketahui. Mereka juga meminta patroli Kepolisian lebih diintensifkan guna mencegah aksi serupa kembali terjadi. (sir/sla)
Editor : Slamet Harmoko