Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Eks Golden Sampit Berdarah! Utang Piutang Diduga Jadi Pemicu Pembacokan

Fahry Ilhami Samosir • Jumat, 19 Juni 2026 | 00:23 WIB
Ilustrasi Pembacokan/AI
Ilustrasi Pembacokan/AI

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Jajaran Polsek Ketapang terus mengusut kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di kawasan eks Golden Theater, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Jumat (12/6/2026) lalu.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik aksi yang menyebabkan seorang pria mengalami luka bacok tersebut.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis mengatakan, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan keterangan untuk mengungkap latar belakang kejadian. Dugaan sementara, peristiwa itu dipicu persoalan utang piutang.

Baca Juga: Empat Kandidat Adu Gagasan Rebut Kursi UPR-1

“Korban G masih belum bisa memberikan keterangan secara terbuka kepada kami karena kondisinya. Namun dugaan sementara, kasus ini dilatarbelakangi persoalan utang piutang,” ujar Anis, Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula saat tersangka berinisial R dan korban G sedang duduk bersama di sekitar lokasi kejadian. Situasi awal berlangsung normal tanpa adanya perselisihan maupun keributan.

Namun keadaan berubah ketika seorang pria berinisial B datang menghampiri mereka. Secara tiba-tiba, R mengeluarkan sebilah parang dan mengejar B. Melihat kejadian tersebut, G berusaha melerai agar tidak terjadi keributan yang lebih besar.

Baca Juga: Mafia Pupuk Subsidi Kotim Digulung! Cari Cuan dari Keringat Petani, Tak Berkutik Diciduk di Depan Mapolsek Jaya Karya

Upaya melerai itu justru membuat G menjadi korban. Saat R mengayunkan parang ke arah B, G mencoba menangkis menggunakan tangan kirinya hingga terkena sabetan senjata tajam.

“R mengayunkan parang ke arah B. Namun G berusaha menangkis dengan tangan kiri sehingga mengalami luka bacok,” ungkap Anis.

Akibat luka yang dideritanya, korban harus menjalani perawatan medis dan menerima 39 jahitan pada bagian tangan yang terluka.

Baca Juga: Dua Kali Kapolda Kalteng Sambangi Korban Kebakaran Palangka Raya! Bukan Sekadar Seremonial, Mengetuk Pintu Hati di Atas Puing Abu

Kapolsek menegaskan, penyidik tidak hanya fokus pada penetapan tersangka, tetapi juga terus menggali seluruh fakta dan keterangan untuk memastikan motif sebenarnya dalam kasus tersebut.

“Kami masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa dan motif yang melatarbelakanginya agar penanganan perkara dapat dilakukan secara menyeluruh,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. “Masyarakat diminta mempercayakan proses pengungkapan kasus kepada pihak kepolisian hingga penyidikan selesai dilakukan,” imbaunya. (sir/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#pembacokan #penyelidikan #polsek ketapang #penganiayaan #penyidikan