SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Tingginya angka kejahatan jalanan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Untuk mengantisipasi tindak kriminal, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengimbau masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar tidak mengenakan perhiasan secara berlebihan saat beraktivitas di luar rumah.
Menurut Kapolres, penggunaan perhiasan yang mencolok dapat menarik perhatian pelaku kejahatan dan meningkatkan risiko menjadi sasaran tindak kriminal.
Baca Juga: Nekat Simpan Sabu Titipan Bandar Buron, Warga Sampit Berakhir di Kursi Terdakwa
“Jangan memakai perhiasan yang terlalu mencolok karena dapat mengundang pelaku kejahatan,” ujar Resky, Selasa (2/6/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah kasus kejahatan jalanan yang berhasil diungkap Polres Kotim menunjukkan pola yang hampir serupa. Pelaku umumnya beraksi setelah melihat adanya kesempatan dan kelengahan dari calon korban.
“Rata-rata kasus kejahatan jalanan terjadi karena adanya kesempatan yang diberikan,” katanya.
Baca Juga: Niat Hati Jadi TKI, Tetapi Malah Dikontrak Klub Sepak Bola Polandia
Resky menegaskan, para pelaku selalu mencari target yang dianggap mudah. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati, tidak memamerkan barang berharga, serta meningkatkan kewaspadaan saat berada di tempat umum maupun ketika berkendara.
“Kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama. Jangan sampai memberi ruang atau kesempatan bagi pelaku untuk menjalankan aksinya,” tegasnya.
Baca Juga: Beragam Kegiatan Meriahkan HUT Gunung Mas
Polres Kotim berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus ditingkatkan guna menekan angka kriminalitas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor