SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) melakukan penyelidikan terkait motif di balik peristiwa gantung diri warga Jalan Abu Bakar Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kotim pada Senin (6/4/2026).
"Untuk motifnya masih kami dalami ya," kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok
Edy menjelaskan, dari hasil pemeriksaan pihaknya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria bernama Hendri (31) ini. "Kami pasti akan selidiki kasus ini untuk memastikan penyebab kematian almarhum," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum ditemukan gantung diri, Hendri sempat terjadi cekcok dengan istrinya.
Baca Juga: Ular Piton 3,5 Meter Mangsa Kucing Milik Warga Palangka Raya
Pasca percecokan itu, Hendri tiba tiba memutuskan mengurung diri di kamarnya. Tanpa diketahui apa yang dilakukannya di dalam, pihak keluarga lalu memutuskan untuk memanggil pelaku.
Saat itu pintu kamar terkunci dan Hendri tidak menjawab ketika namanya dipanggil berulang kali. Keluarga langsung mendobrak pintu secara paksa. Dan tak disangka, Hendri sudah tak bernyawa.
Baca Juga: Disdukcapil Kotim Jemput Bola Pembuatan Adminduk
Sementara itu, pihak keluarga mengaku terpukul atas kejadian tersebut. Menurut keterangan keluarga, Hendri dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang menceritakan permasalahan yang dihadapinya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor